Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-perusahaan herbal PT Sido Muncul mendistribusikan bantuan kepada masyarakat dan pekerja medis yang terkena dampak Covid-19.

Kali ini, Sido Muncul memberikan bantuan sebanyak 800 rupee. Jutaan dolar AS akan dialokasikan untuk Departemen Kesehatan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Markas Satkes Denma Tentara Indonesia), House of Change dan Walikota Semarang. Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bahwa Sido Apparu menyumbangkan 500 juta rupiah Indonesia untuk Persi, termasuk 400 set pakaian pelindung bahan berbahaya, 1.000 pasang sarung tangan, 230 pasang kacamata, 400 topeng KN94 dan 250 tes cepat, dengan nilai total 300 juta orang Indonesia. melindungi.

Selain itu, Sido juga memiliki produk bernilai 200 juta rupiah, seperti Liquid Wind Reject, Vit C 1000, kopi jahe, madu, kuku Bima Energy Vit C dan kapsul Pepaya Lea f Sari.

“Kami juga menyumbangkan produk senilai 50 juta rupiah ke markas Satma di markas TNI, membeli 1500 PPE dari UMKM House of Change, dan menyumbangkan total 165 juta rupiah makanan untuk 1500 paket makanan. Digunakan di Semarang, “kata Irwan Hidayat setelah memberikan bantuan kepada kantor Sido Muncul di Jakarta selatan pada Selasa (5/5/2020).

Membaca: Ingat karier Didi Kempot dari Ngamen hingga mampu melakukan perjalanan lintas batas. Secara Eropa-Simbolis, Irwan Hidayat, direktur Sido, menyumbangkan 500 juta rupee kepada Kepala Staf Covid-19 Rachmat Mulyana dan total 5.000 kepada Dr. Satkes Denma Mabes TNI Sri Agung Sentosa Adji Lakh bantuan APD mewakili Rhenald Kasali, pendiri House of Change.

Membaca: Di mata Ahmad Dhani, almarhum Erwin Prasetya adalah orang yang paling rajin dalam kepribadiannya

Pada hari itu, Cido Mang Sido Muncul juga mendistribusikan 1.500 paket makanan Semarang ke komunitas yang terkena dampak di Covid-19.

Dengan bantuan CEO Sido, David Hidayat (David Hidayat) dan Hendrar Prihadi, Walikota Semarang, pergi ke Balai Kota Semarang.

“Jika terletak di Semarang bersama dengan walikota Semarang, itu akan memobilisasi 1.500 kebutuhan dasar di masyarakat pada jam 7 pagi ini. Oleh karena itu, jumlah totalnya sekitar Rp 800 juta.