Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar saham turun 5,01% menjadi 4.895,75 pada 15,33 WIB. Ini menyebabkan perdagangan saham berhenti selama 30 menit.

Ini sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh Administrasi Layanan Keuangan (OJK) sejak Rabu Rabu (3/11/2020) .Jika IHSG turun 5%, perdagangan saham akan dihentikan selama 30 menit .

Baca: Menangkap teroris yang mencurigakan di Payakumbuh, penyitaan senjata airsoft, panah dan pedang ke-88

Baca: Dokter memanggil 2 pasien positif, Corona membutuhkan bantuan dari psikolog- – Asisten Kedua Komisaris Pengawas Pasar Keuangan OJK Fahri Hilmi mengatakan bahwa perdagangan saham berakhir pada pukul 3.33 sore waktu Indonesia Barat.

Namun, karena waktu dekat dengan 16:00 Waktu Indonesia Barat, transaksi ditutup pada saat yang sama ketika pasar tutup.

“Sekarang (IHSG) di 4895, telah dihentikan selama setengah jam karena sekarang di pukl 15,33. Secara teknis, ini berarti penutupan segera dan pembukaan kembali besok,” katanya, Kamis (Desember 2020) 3) kata di Padang. Pada 21/2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) diperintahkan untuk menghentikan aktivitas perdagangan ketika IHSG berada di bawah tekanan.

Untuk informasi lebih rinci, jika JCI turun 5% setiap hari, itu akan memerintahkan BEI untuk berhenti berdagang selama 30 menit. Aturan akan berlaku besok (Rabu) (3/11/2020) hingga tanggal yang tidak ditentukan.

Pada saat yang sama, sesuai dengan keputusan dewan direksi BEI nomor Kep-00366 / BEI / 05-2012, jika CSPI turun 10% atau lebih dari 15%, BEI harus segera mengimplementasikan perjanjian krisisnya. Prinsip-prinsip panduan untuk perdagangan lebih lanjut di Bursa Efek Indonesia dalam keadaan darurat.

Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “IHSG turun 5% dan pasar saham mandek”