Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Aplikasi pemesanan perjalanan Gojek telah memutuskan untuk menghentikan sementara penggunaan sepeda motor atau GoRide untuk mengangkut penumpang di wilayah Jabodetabek.

Nila Marita, direktur urusan perusahaan, mengatakan bahwa keputusan ini adalah untuk pemerintah provinsi DKI skala besar untuk menerapkan pembatasan sosial skala besar di Jakarta. Katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/10/2020).

Baca: Jakarta menerapkan PSBB dan mengambil langkah-langkah teraman untuk mempertahankan operasi

Selain itu, Nila mengambil alih fungsi departemen transportasi mobil atau penumpang. GoCar dan GoBlueBird masih digunakan, tetapi telah disesuaikan. Nila berkata: “Dapat menampung hingga 2 orang sehingga Anda dapat menjaga jarak fisik.”

Selain itu, selama PSBB, layanan pengiriman makanan GoFood, layanan pengiriman obat-obatan dan pengiriman obat GoMed, dan GoSend, GoMart, GoShop dan GoBox Layanan distribusi produk juga beroperasi. kontak. Nila mengatakan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa selama pelaksanaan PSBB di Jakarta, ojol dilarang mengangkut penumpang. Ojol hanya berwenang untuk mengangkut barang.

Anies pada Kamis (9/4/2020) ) Berbicara pada konferensi pers yang diadakan di Balaikota DKI Jakarta: “Taksi sepeda motor online diperbolehkan untuk mengangkut barang, tetapi tidak untuk orang.

Anies mengatakan bahwa dalam peraturan gubernur tentang implementasi PSBB, peraturan yang melarang penumpang mengambil ojek sepeda motor selama periode PSBB ditetapkan. Dia berkata: “Pergub harus mematuhi tolok ukur, jadi kami mengikuti 2020 Pedoman Permenkes No. 9 menetapkan ojek sepeda motor online. “Fungsi transportasi penumpang Jabodetabek, Ini Gojek Ini”