Laporan dari reporter Tribunnews.com dari Dammamri-Tribunnews.com, Jakarta-Direktur Transportasi Darat Kementerian Transportasi kini telah menata kembali bisnis angkutan transit berdasarkan adaptasi normal baru atau gaya hidup baru.

Budi Setiyadi, direktur transportasi darat, mengatakan bahwa untuk layanan feri, ini mengharuskan operator untuk menerapkan perjanjian sanitasi yang ketat.

Buddy mengatakan dalam pertemuan virtual dengan Kementerian Transportasi pada hari Jumat (6 Juni 2020): “Misalnya, menjaga kapal dan pelabuhan tetap bersih dan menyemprotkan desinfektan secara teratur.” Kedua, menurut Buddy Operator juga harus menyediakan peralatan cuci tangan di kapal dan di pelabuhan, termasuk cairan cuci tangan atau baskom cuci tangan dengan sabun.

Selanjutnya, menurut Budi, volume angkutan penumpang feri terbagi menjadi beberapa wilayah.

Baca: Kisah General Manager Garuda Irfan Sebuahutra, tentang arti filosofis dari maskapai yang dipimpinnya

Pertama, ada area merah atau risiko tinggi, tidak mampu menampung 50% dari kapasitas penumpang, kemudian area oranye , Risiko maksimum adalah 60%.

Baca: Covid-19 bergerak dalam bisnis udara keras, dan Garuda hanya membawa 4 pesawat penumpang untuk terbang ke Pontianak- “Lalu, area kuning, yaitu, area berisiko rendah, dapat mengangkut hingga 75%, dan area hijau atau area aman Mencapai 85%, “kata Budi.

Baca: Fakta Sebenarnya Di Balik Kisah Viral 5 Anak-anak diminta untuk mengadopsi, orang tua dibunuh oleh Covid -19

Di keempat wilayah, Budi melanjutkan bahwa operasi kapal dan terminal akan dilakukan tepat waktu, untuk pengiriman Tidak ada batasan pada kendaraan.

Lalu, dia juga meminta petugas pelabuhan dan kapal untuk memakai topeng dan sarung tangan dengan topeng.

“Demikian pula, penumpang harus mengenakan topeng saat berada di pelabuhan dan di pelabuhan. Budi mengatakan:” Selain itu, Budi juga meminta penumpang untuk membeli tiket pesawat online untuk meminimalkan kontak fisik dan menjaga jarak yang aman. Budi mengatakan: “Tetapi untuk pejalan kaki, penumpang sepeda motor dan penumpang mobil dapat membeli tiket di pelabuhan di daerah di luar area hijau.”