TRIBUNNEWS.COM – Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupee terhadap dolar AS terus melemah, dan kali ini menguat. ——Bloomberg diluncurkan di pasar spot WIB pada pukul 4:55 pada hari Selasa (24/3/2020), dan rupee dihargai hingga Rp. Satu dolar ditukar dengan 16.500.

Pada saat yang sama, di pagi hari, harga pembukaan rupee adalah satu dolar AS untuk 16.505 rupee.

Setelah pengenalan Kontan.co.id, nilai tukar rupee naik 0,45% terhadap dolar AS ke harga penutupan Rp 16.575 (23/3/2020) pada hari Senin. Selain itu, berdasarkan kurs rata-rata Bank Indonesia (BI), rupee juga naik 0,73% hingga mencapai level 16486 rupee terhadap dolar AS. — Baca: Jangan melambat, Komite XI: Dengan cepat memanipulasi mahkota dapat menyelamatkan rupiah Indonesia yang lemah

Baca: Rupiah Indonesia meningkatkan keterampilannya di pasar valuta asing Presiden MPR: Jangan pesimis, negara lain tahu — – Meskipun demikian, Lukman Leong, seorang analis Asia di Valbury Futures, mengungkapkan bahwa penguatan rupee hari ini hanya sementara. -Sungguh, perasaan utama terkait dengan epidemi virus korona, yang terus menyebabkan kerusakan serius pada Wilayah Baru. Lukeman mengatakan bahwa ini hanya masalah teknis.