TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Bursa Efek Indonesia secara resmi menunjuk Pandu Patria Sjahrir sebagai Komisaris BEI pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (AGA) 2019.

Pandu Patria Sjahrir saat ini adalah Chief Financial Officer dari PT Toba Bara Prosperous (TOBA). ), dan merupakan mitra pengelola Indies Capital Partner dan mitra umum Agaeti Capital Venture.

Dalam keputusan AGA, Menteri Koordinasi Maritim dan keponakan Luhut Binsar Panjaitan akan melakukan tugas mereka dari tahun 2020 hingga 2009. 2020 dan 2023.

Baca: Menteri Luhut memberi wewenang kepada pemerintah Singapura untuk menyelidiki kebakaran hutan yang melibatkan warga negara Indonesia

Baca: Investor dengan investor dekat, Luhut Cina: Baik suka atau tidak, kita tidak bisa mengabaikannya –Menunjuk anggota dewan direksi dengan masa kerja dari 2020 hingga 2023 sebagai direktur perusahaan, dan merujuk kepada Komisaris Efek dan Bursa (POJK 58) dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 58 / POJK.04 / 2016 tentang direksi dan anggota dewan.

OJK telah menentukan anggota dewan direksi perusahaan yang dipilih sesuai dengan ketentuan nomor OJK yang relevan: S-169 / D.04 / 2020. Menyerahkan daftar calon anggota Dewan Pengawas yang dipilih oleh Bursa Efek Indonesia dalam periode mandat 2020-2023.

Komposisi yang ditentukan dari Dewan Pengawas EIB dari tahun 2020 hingga 2023 ada dalam resolusi AGA, yaitu:

Ketua Komisaris: John A. Prasetio

Komisaris: Mohammad Noor Rachman Soejoeti

Kuratorial : Heru Handayanto- — Kurator: Karman Pamurahardjo

Kurator: Pandu Patria Sjahrir

Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Neveu de Luhut secara resmi ditunjuk sebagai Komisaris BEI”