Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan bahwa Nicke Widwayati TRIBUNNEWS.COM, direktur pelaksana PT Pertamina (Persero) Jakarta, mengkonfirmasi bahwa alokasi dana persediaan pada tahun 2020 adalah US $ 78 miliar, meningkat 84% dari tahun sebelumnya. 2019 .— Dengan peningkatan investasi, Pertamina akan secara aktif mengebor sumur minyak. Target tahun ini adalah 411 sumur minyak, meningkat 17% dari 2019.

“Investasi terbesar adalah di sektor hulu, dengan investasi 3,7 miliar dolar AS. Nick mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (7/7/2020) bahwa Pertamina dapat terus meningkatkan produksi minyak dan gas untuk” mencapai 1 juta. ” Tujuan dari laras.

Nick mengatakan bahwa Pertamina mendukung tujuan pemerintah dan berencana untuk memberikan kontribusi 65% dari produksi dalam negeri menjadi 1 juta barel per hari.-Pada tahun 2030, kontribusi terbesar akan berasal dari peningkatan pemulihan minyak (36% dari total produksi). %) dan mengubah sumber daya menjadi produksi di ladang minyak dan gas besar (36% dari total produksi). Nick berkata: “Terobosan harus dilakukan dalam bisnis, peraturan, dan teknologi untuk mencapai tujuan produksi. “Pertamina akan terus meningkatkan produk minyak dan gas bumi secara bertahap. -Produksi minyak dan gas bumi pada tahun 2020 diperkirakan 923 MBOEPD, lebih tinggi dari perkiraan 906 MBOEPD pada tahun 2019. Kesulitan bernapas -” Pertamina kemungkinan akan terus mengoptimalkan pengelolaan ladang minyak dan gas. Agar optimis, “tambah Nick. Pertamina juga akan secara aktif mencari dan mencari lebih banyak cadangan minyak dan gas melalui survei seismik – Nicke juga menekankan bahwa pertumbuhan produksi energi baru terbarukan, terutama energi panas bumi, juga akan mencapai target. 4.635 GWH, meningkat 9% dari 4.271 GWH pada 2019.