Jakarta TRIBUNNEWS.com – Untuk memprediksi penyebaran virus Covid-19 di Indonesia dan dunia, pihaknya bekerja sama dengan Kamar Dagang China-Indonesia (Inacham) China-Indonesia -Sebuah perusahaan patungan Cina yang beroperasi di Indonesia-Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas China Berpartisipasi dalam penyediaan bantuan peralatan medis dalam bentuk masker N95, masker bedah dan tisu desinfeksi.Hal-hal ini diterima langsung oleh Menteri Koordinasi Urusan Maritim dan lembaga investasi Agung Kuswandono. Pagi ini, Bandara Soekarno Hatta-Tangerang-Banten.

Membaca: Untuk mencegah distribusi Covid-19, PLN menghitung rata-rata konsumsi listrik dalam 3 bulan terakhir

Gandi Sulistiyanto, General Manager Sinar Mas mengatakan: “Peralatan medis adalah tanggung jawab dan bentuk perhatian kami untuk mempromosikan rencana perawatan COVID Dipimpin oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 19. Bersama dengan pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah dan lembaga resmi lainnya, kami terus memantau perkembangan dan situasi terkini COVID -19. Kami sepenuhnya mendukung kerja sama dengan Sinar Mas KADIN bekerja sama dengan banyak pengusaha swasta lainnya, tahap dan rencana penanggulangan bencana yang dikembangkan oleh pemerintah, termasuk bantuan masker, alat pelindung diri (APD), ventilator dan tes cepat, dll., Didistribusikan oleh BNPB dan lembaga resmi lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah. Mereka semua termasuk dalam kelompok kerja untuk mempercepat penanganan COVID-19.

Ini berarti bahwa kelompok kerja penanganan cepat COVID 19 akan memutuskan di mana mendistribusikan bantuan peralatan medis, bukan perusahaan. –