Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menurut data dari Kementerian Riset dan Teknologi atau Biro Riset dan Inovasi Nasional (Ristekbrin), Indonesia telah menjadi negara berpenghasilan menengah dengan nilai tukar $ 4050 / USD ( Amerika Serikat).

Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi atau kepala BRIN, mengatakan bahwa pencapaian ini hanya sedikit berbeda dari indikator negara-negara berpenghasilan menengah, tetapi masih merupakan awal yang baik untuk negara-negara maju dengan pendapatan per kapita yang tinggi.

“Kami telah menyimpulkan bahwa walaupun negara tengah bagian atas sangat tipis, karena batas bawah transisi dari bawah ke atas hanya $ 5 lebih tinggi, yaitu $ 4.045 per kapita” Ini adalah awal yang baik, “ia berbicara di telepon konferensi. Dikatakan pada. Sabtu (4 April 2020) .- Bacaan: Ketua: Status Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas harus dihargai

Bacaan: Indonesia telah menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas, yang dijelaskan oleh Kementerian Keuangan-pada saat yang sama Agar Indonesia memasuki negara berpenghasilan tinggi, negara maju harus bekerja keras untuk merayakan peringatan 100 tahun kemerdekaan pada tahun 2045.

“Perjalanan panjang di sini juga membutuhkan kerja keras, karena pengejaran PDB per kapita adalah 13.000 dolar AS, dan kemudian kita perlu Upaya biasa. Terutama jika akan naik dari US $ 4.000 ke nanti, itu akan menjadi US $ 13.000. Karena itu, ia menambahkan bahwa di sinilah pemerintah ingin memainkan peran sebagai presiden universitas dan berkontribusi untuk itu. “Kontribusi dibuat dengan cara yang saya sebut ekonomi yang didorong oleh inovasi.” Berdasarkan inovasi, “pungkasnya.