Laporan oleh Eko Sutriyanto, jurnalis dari Tribunnews di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM-Masyarakat Indonesia semakin menuntut dana Syariah. Sejalan dengan itu, dibandingkan dengan rencana hukum Islam, skema pendanaan tradisional lebih transparan dan adil.

Perusahaan keuangan berbasis teknologi Fintech PT ALAMI Fintek Syariah menerima tanggapan positif dalam kegiatan ini.

“Untuk pengumpulan utang bagi penerima manfaat, kami mengadopsi prinsip perlindungan konsumen PT ALAMI Fintek Syariah atau CEO dan pendiri ALAMI Dima Djani mengatakan dalam siaran pers, Rabu (10 Oktober 2020). Penagihan internal didasarkan pada nilai-nilai keadilan dan profesionalisme. Penerapan nilai-nilai hukum Islam (yaitu keadilan dan transparansi) membuat dana hukum Islam lebih menarik bagi publik.

Baca: Faisal Basri ( Faisal Basri setuju dengan Luhut bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan memakan waktu 5 tahun-Dima menjelaskan bahwa pemodal (donor) mencatat hasil data melalui publikasi menurut masing-masing donor Tingkat risiko memilih UKM adalah ion dari UKM gratis sebagai penerima manfaat potensial dari biaya PEM (penerima manfaat).

Baca: Erlanga Menteri Koordinasi: Gubernur BI, Rup Iah terlalu kuat

Baru-baru ini , Perusahaannya memperoleh lisensi yang dapat digunakan sebagai layanan pinjaman berdasarkan doktrin Islam atau teknologi informasi (LPMBUTI) yang dikenal sebagai hukum Syariah, dan peer-to-peer (P2P) mengacu pada Keputusan No. OJK. 27 Mei 2020 KEP -21 / D.05 / 2020 .

Baca: PLN menolak untuk diam-diam menaikkan harga listrik

“Komitmen alami terhadap nilai-nilai pengajaran Islam juga tercermin dalam pepatahnya:” Semua karyawan ALAMI adalah sama. “” Ekonomi Islam adalah yang paling Salah satu aspek penting memiliki dampak sosial positif pada semua strata sosial. ” Sekali lagi bersiaplah untuk menyiapkan produk keuangan publik utaire.

Proyek manajemen produk dilaksanakan bekerja sama dengan e-Fishery untuk mendukung petani ikan yang merupakan mitra e-Fishery.

e-Fishery adalah informasi akuakultur. Perusahaan akan membantu petani ikan meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian, dan mendistribusikan hasil panen mereka sehingga seluruh masyarakat dapat mengkonsumsinya.

Kerjasama ini akan memiliki dampak positif pada kesejahteraan industri peternakan ikan. Komunitas, pembudidaya ikan – Langkah selanjutnya adalah memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan ikan lainnya yang akan mempromosikan pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

Ini juga akan meningkatkan layanan pengguna dengan mengoptimalkan pengalaman pengguna yang diterapkan pada platform ALAMI dan meluncurkan aplikasi mobile pada kuartal ketiga tahun 2020, sehingga menjadikannya lebih dekat dengan pengguna.