Reporter Tribunnews.com, laporan Lita Febriani-Jakarta PT Honda Outlook Motors (HPM) mengungkapkan bahwa selama epidemi Covid -19 tahun, pasar mobil negara itu telah menurun. Di bawah kondisi pasar saat ini, HPM terus mempertahankan tingkat persediaan dan persediaan agar konsumen tetap seimbang dengan permintaan pasar.

“Oleh karena itu, kami akan menyesuaikan kegiatan produksi pabrik (mulai 13 April 2020, produksi akan ditangguhkan selama 14 hari untuk menyesuaikan),” inovasi bisnis. Dan Yusak Billy, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT HPM, membuat pernyataan resmi pada hari Jumat (2020/3/4).

Selama shutdown, hanya jalur produksi yang berhenti bekerja.

Operasi lain dari pabrik dan kantor pusat masih mematuhi peraturan pemerintah.

Baca: Toko Persebaya Corona Virus Infected juga ditutup, tetapi dapat digunakan online

Baca: Barcelona ingin merekrut Lautaro Martinez dari Inter Milan, lawan Javier Zanetti

Baca: KSP meluncurkan 10 Program Rumah Aman Yusak mengatakan, untuk mencegah penyebaran coronavirus di masyarakat, “kami akan terus memantau permintaan pasar untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk melakukan kegiatan produksi dalam beberapa bulan mendatang.” – – Pada Maret 2020, HPM mencatat sebanyak 10.657 mobil Honda terjual di Indonesia, turun 11% dari bulan sebelumnya.

Kontribusi terbesar untuk penjualan di bulan Maret masih 5.444 dari Honda Brio, diikuti oleh 1.880 dari Honda HR-V, 1.151 dari Honda CR-V dan 820 dari Honda Jazz. Sementara itu, Honda Mobilio telah menjual 745, Honda BR-V telah menjual 390, dan Honda Civic hatchback RS telah menjual 103.

Di bidang mobil kelas atas, 52 mobil Honda Civic dijual. Kemudian diikuti oleh Honda Odyssey (28 buku), Honda City (22 buku), Honda Accord (20 buku) dan Honda Civic R type (2 buku).