Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memantau dan mengevaluasi aliran lalu lintas di jalan tol (PSBB) yang dipengaruhi oleh kebijakan pembatasan sosial skala besar. — Menurut peraturan pemerintah (PP) No. 21 tahun 2020 tentang PSBB, dalam rangka mempercepat Covid-19, 14 jalan tol dialokasikan di provinsi DKI Jakarta, Banten, dan DKI. Provinsi Jawa Barat mengadopsi PSBB Prinsip utamanya adalah membatasi pergerakan dan membatasi interaksi antar manusia.

Menteri PUuki Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa lalu lintas jalan tol selama PSBB turun 42% menjadi 60%. Dia mengatakan: “Angka-angka lalu lintas masih didominasi oleh olahraga dan logistik lokal (transportasi kargo) di wilayah metropolitan Jakarta.” Pernyataan resmi dikeluarkan di Jakarta pada Senin (27/4/2020). Basuki mengatakan bahwa layanan jalan tol terus digunakan sebagai jalur logistik untuk menggabungkan kebutuhan dasar, peralatan medis dan layanan kesehatan atau kendaraan medis, dan juga untuk mentransfer personil ke daerah lokal atau Jabodetabek.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengulas pentingnya disiplin ketat setiap warga negara dalam bekerja dari rumah untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Kalau begitu jangan pulang pada Lebaran tahun 2020, jadi lalu lintas di jalan tol diperkirakan akan semakin menurun.