Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Presiden Kamar Perindustrian dan Pembangunan Rachmat Gobel menanggapi sikap Duta Besar Jepang Masao Ishii, dan ia meminta warga negara Jepang Indonesia untuk tidak didiskriminasi oleh kasus Virus Corona (Covid-19) korban. — Rahmat memahami bahwa hal itu telah membangkitkan perhatian pemerintah Jepang karena tindakan ini tidak hanya membuat warga negara Jepang Indonesia tidak nyaman, tetapi juga menyebabkan mereka mengalami gangguan psikologis.

Oleh karena itu, respons positif terhadap respons cepat pemerintah Indonesia melalui kantor ahli. Donny Gahral Adian, Kepala Staf Istana Kepresidenan

Baca:. Bogor-Jakarta Kota KRL disebut Tinggi Potensi Virus Coronavirus, PT KAI: seluruh daerah

Baca: Persebaya vs Persipura Liga 1 tahun 2020, Aji Santoso Enggan meremehkan Mutiara Hitam – pemerintah menyatakan tidak ada tindakan diskriminatif melalui KSP karena Jepang adalah teman Indonesia dalam perang melawan mahkota. Diskriminasi tidak dapat dibenarkan, karena Indonesia tidak boleh jatuh dalam rasa malu. “Saya pikir ini adalah komitmen dari pemerintah Indonesia, tidak hanya untuk warga negara Jepang, tetapi juga untuk orang asing lainnya di Indonesia. Saya harap Gobel mengatakan dalam sebuah pernyataan, Rabu (3/11). Dia berharap warga negara asing tidak diperbolehkan Gerakan bebas, tetapi beberapa orang asing lainnya, seperti Jepang, dibatasi. Dia juga mengatakan bahwa Jepang adalah negara yang bersahabat dan salah satu mitra terbesar Indonesia.

Mitra atau mitra ini mengumumkan bahwa Gobel tidak terbatas pada Industri, perdagangan dan jasa, tetapi juga terbatas pada pengembangan dan transfer teknologi dan dukungan. Gobel mengatakan: “Kami benar-benar harus menanggapi dengan bijaksana dan bijak tanggapan pemerintah Jepang. Agar warga Jepang dapat melakukan aktivitasnya dengan lancar, kekhawatiran mereka dapat dipahami. “Dia melanjutkan.”

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk tetap waspada dan tidak mendiskriminasi semua warga dunia saat ini di Indonesia. Jadikan mereka warga negara-negara Asia, Eropa, dan Amerika. — “Indonesia dan Jepang memiliki kepentingan yang signifikan di berbagai bidang. Mereka juga terlibat dalam membantu warga negara kami yang digerakkan oleh mahkota di Jepang sebelum dievakuasi,” kata Gobel.

Gobert juga meminta pemerintah untuk menyediakan protokol dan menangani kasus virus Covid-19. Bahkan prosedur standar untuk menangani kasus korona yang sehat, mencurigakan dan positif dapat dengan cepat diselesaikan melalui sistem kerja, dan bahkan melalui sistem kerja

Berita itu disiarkan di KONTAN dengan judul: Jepang Gobel mengatakan dia mengeluh tentang diskriminasi korona terhadap warga negara Indonesia.