TRIBUNNEWS.COM – Bank DKI Jakarta telah meminta masyarakat untuk menggunakan transaksi non-moneter sebanyak mungkin untuk menghindari kontak fisik (PSBB) sebagai bagian dari pengembalian jam kerja normal transportasi umum selama transisi besar-besaran ke pembatasan sosial) .

Bank DKI Sekretaris Jenderal Herry Djufraini mengatakan bahwa pemegang kartu Dak dari Jakcard dan JakLingko Banks ingin mengisi ulang / menyeimbangkan dan sekarang dapat menggunakan JakOne Mobile pada telepon pintar dengan kemampuan Near Field Communication (NFC). Oleh karena itu, tidak perlu mengenakan biaya pada: Membaca: Beauke Merauke berpatroli di garis perbatasan Indonesia-Papua Nugini

“Kami melakukan ini dengan membatasi kontak fisik untuk mencegah penyebaran Covid-19 untuk periode PSBB ini Ini dapat berlalu dengan cepat dan aktivitas ekonomi dapat kembali beroperasi normal, “kata Herry dalam sebuah pernyataan pada Selasa (9/6).

Untuk mengisi ulang / mengisi ulang saldo JakCard dan JakLingko, pelanggan hanya perlu terhubung ke aplikasi JakOne Mobile di smartphone mereka. Kemudian pilih opsi isi ulang JakCard, tempelkan JakCard di bagian belakang smartphone, dan kemudian tekan opsi kartu tempel untuk memilih jumlah tagihan nominal dan sumber dana.

Selain memuat ulang / memuat kembali saldo JakCard dan JakLingko, pelanggan juga dapat membayar saldo GoPay melalui JakOne Mobile.

Selain transportasi umum, Herry melanjutkan bahwa JakCard juga dapat digunakan sebagai tiket untuk tempat-tempat wisata, seperti monumen nasional, seni museum dan keramik, lapangan olahraga, Taman Hewan Ragunan dan Ancol.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta memperluas cakupan implementasi PSBB, kali ini mengubah PSBB menjadi periode transisi

Selama periode transisi PSBB, Gubernur DKI Jakarta mengendurkan beberapa departemen, termasuk transportasi umum. Namun, banyak perjanjian kesehatan harus selalu dipertimbangkan, salah satunya adalah kapasitas penumpang angkutan umum.

Tingkat pengoperasian transportasi umum seperti MRT, Trangaga dan bus adalah 50%. Kemudian, di stasiun dan tempat penampungan, jarak antrian juga setidaknya satu meter.

Salah satu layanan perbankan DAK adalah JakOne Mobile, yang dapat membantu pelanggan mengurangi kontak aktual dan penggunaan uang.Ini adalah aplikasi layanan keuangan digital yang terdiri dari mobile banking dan dompet digital. Ini dapat digunakan oleh pedagang yang bekerja sama dengan bank-bank DKI untuk transaksi permintaan harian.

“JakOne Mobile dapat digunakan untuk membayar tagihan seperti tagihan telepon, tagihan PDAM, tagihan listrik, tagihan kesehatan BPJS dan pembayaran zakat. Tiket pesawat atau kereta api, pembayaran dari pajak PBB ke pajak mobil tahunan Jakarta (PKB),” Harry Mengatakan. “Saat ini, Bank DKI terus berupaya untuk meningkatkan DPK dengan mendorong penggunaan aplikasi JakOne Mobile. Dengan JakOne Mobile, juga dimungkinkan untuk membuka rekening atau melakukan setoran online tanpa pergi ke Layanan Perbankan DKI

Sud pada KONTAN Judul ah Difusi adalah: biaya transportasi normal, Bank DKI mendorong pelanggan untuk melakukan transaksi non-moneter