Menurut reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Keamanan Pangan Pertanian (BKP Kementan) menghancurkan velutipe Flammulina dari Korea Selatan yang terkontaminasi oleh Listeria monocytogenes. Listeria monocytogenes adalah salah satu bakteri yang tersebar luas di lingkungan pertanian (tanah, tanaman, silase, feses, air limbah dan air)

baca: Jamur Enoki beracun dan mengandung Listeria? Waspadai gejala pertama yang terjadi setelah makan-Indonesia menerima informasi tentang kejadian tidak konvensional (KLB) terkait dengan bakteri ini di Amerika Serikat, Kanada dan Australia antara Maret 2020 dan April 2020. com, Kementerian Pertanian dari Biro Keamanan Pangan memerintahkan importir jamur enoki dari Green Co Ltd Korea Selatan untuk ekstraksi dan kepunahan.

Berdasarkan Pasal 90 UU Pangan No. 18/2012, Pasal 86 dari PP 86/2019 dan Permentan 53/2018. Siaran pers BKP menulis: “Penghancuran dilakukan pada 22 Mei 2020 dan 19 Juni 2020 di PT. Mutiara Nusantara Cycle, Bekasi, peserta ekonomi dan perwakilan BKP berpartisipasi dalam kehancuran, total 1.633 kotak Beratnya 8.165 kg, “tulis siaran pers BKP, Kamis (25/6/2020).

“Masyarakat didesak untuk lebih berhati-hati dan berhati-hati ketika membeli makanan (terutama makanan nabati segar, makanan pilihan terdaftar) (ditandai dengan nomor pendaftaran PSAT),” lanjutnya.

Pada saat yang sama, Yasid Taufik, kepala Pusat Keanekaragaman Konsumen dan Keamanan Pangan Kementerian Pertanian, menunjukkan bahwa jamur enoki sebenarnya mengandung Listeria monocytogenes, sehingga produknya rusak.

“Dua hari yang lalu, kami menghancurkan jamur enoki karena Australia, Amerika Serikat dan beberapa negara / wilayah lainnya menginformasikan bahwa jamur enoki mengandung Listeria monocytogenes,” jelas Yasid pada seminar keamanan pangan. Di era normal baru, Rabu (24/6/2020).

Yasid mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau dan menguji hasilnya, yang menunjukkan bahwa jamur enoki sebenarnya mengandung Listeria.

Baca: Jam ur Enoki memiliki bahan dalam Listeria, ahli gizi: Jika dimasak, bakteri akan mati

Kita tahu bahwa jamur enoki telah berhasil muncul di Indonesia.

Mengingat tren menggunakan jamur sebagai gaya memasak, jamur ini digunakan sebagai hiasan atau suplemen.