Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM Jakarta-PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan bahwa jika pelanggan membayar terlalu banyak, ia akan membayar tagihan listrik pelanggan.

Bisnis dan layanan SEVP Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan bentuk pengembalian kelebihan biaya dengan mengurangi kewajiban pembayaran faktur berikutnya. Mei 2020 dan Juni 2020.

“Di antara banyak keluhan, banyak pelanggan telah meminta untuk kembali membayar karena mereka merasa bahwa konsumsi listrik mereka belum mencapai tingkat piutang,” kata Yuddy dalam diskusi virtual, Senin (6/8/2020). -Sebelum proses pengembalian, Yuddy melanjutkan bahwa PLN dan pelanggan akan membuka data untuk pengguna listrik.

PLN sendiri tentu memiliki catatan listrik. “Lalu, untuk pelanggan, jika mereka memberikan bukti dalam bentuk foto atau catatan kWh meter bekas, mereka dapat mengirimkannya melalui aplikasi PLN Mobile, 123 call center atau situs web resmi perusahaan,” kata Yuddy. -Baca: PSI meminta PLN untuk menanggapi keluhan pelanggan

Baca: PLN: Anda dapat memasang tagihan listrik yang meningkat, membayar 60% terlebih dahulu. . .

Setelah membuka file pelanggan dan membuktikan bahwa ada lebih bayar, Yuddy mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan pemberitahuan tentang faktur pelanggan, yaitu faktur, dan kemudian akan memberikan tagihan notifikasi pengembalian uang dengan memotong faktur bulan depan .

Yuddy merekomendasikan agar pelanggan mencatat konsumsi listrik kWh meter setiap bulan. Tujuannya adalah untuk dapat membuktikan kemungkinan pembayaran lebih.

“Karena masalah agen mendaftar kilowatt-jam meter, itu bukan hanya karena popularitas Covid-9. Mereka tidak berani masuk,” kata Yudi.