Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Koordinasi Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan bahwa coronavirus berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia-ia juga mengatakan bahwa ekonomi Indonesia dapat turun menjadi 4,7% pada tahun 2020, di bawah Prestasi dan asumsi sebelumnya. Ini adalah tujuan pemerintah tahun ini.

Jika penyebaran virus korona masih di bawah pengaruh jangka panjang, maka jumlah ini mungkin bahkan lebih rendah.

Baca: Jabodetabek kebanjiran, manajemen kawasan industri siap menggunakan pompa berkapasitas besar

Baca: Optimis Persib Liga Champions Bandung Januari 2020, Umuh Muchtar kembali ke wasit

“Fakta Padahal, sudah lama tergantung virus. Karena mahkota ini, ekonomi Indonesia akan turun 0, 3 hingga 0,6 persen dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi sebelumnya 5,08%, “katanya di Jakarta, Rabu (26/2/2020) Mengatakan.

Menurut prediksi dari Dana Moneter Internasional, Bank Dunia dan Amerika Serikat, Airlangga mengatakan bahwa karena virus korona, ekonomi China akan turun 1%, dan waktu buang air kecil akan lebih lama daripada penurunan. Dia berkata: “Jika hanya tiga bulan dapat dikurangi dengan 1%, tetapi jika itu memakan waktu enam bulan atau lebih, penurunan akan lebih besar lagi. – Untuk meramalkan bahwa perekonomian Indonesia tidak akan menyelam lebih jauh, ia berkata: Pemerintah Telah direncanakan. Salah satu caranya adalah merangsang kawasan wisata.

Dalam hal ini, pemerintah telah menyiapkan 10 rupee baru untuk 10 daerah wisata unggulan. Dengan cara ini, Airlangga berharap dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, mengenai izin bangunan (IMB), pemerintah akan terus menerapkan IMB untuk bangunan dengan bentuk dan model yang aneh, tetapi jika bangunan tersebut memenuhi standar, tidak diperlukan tindakan. Pemeliharaan IMB .– “Untuk dua Bangunan standar seperti gedung bertingkat sudah memiliki prototipe, sehingga tidak memerlukan lisensi karena dianggap memenuhi persyaratan, tetapi jika toko berada di lantai tiga, bentuk dan model bangunannya aneh, memerlukan IMB, “Katanya. Kompas.com dengan tajuk” Dampak virus Corlang dari Airlangga: Ekonomi Indonesia mungkin turun menjadi 4,7% “