Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa dua warga Depok positif terinfeksi oleh coronavirus. Penyebaran virus ini telah mempengaruhi hampir semua sektor yang mendukung denyut nadi ekonomi banyak negara.

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinasi Urusan Ekonomi, mengakui bahwa banyak industri di Indonesia telah dipengaruhi oleh epidemi virus corona yang sekarang telah masuk ke Indonesia. Ini adalah pasokan bahan baku industri terhalang dari Cina. Terima kasih kepada Anang

“Kami menemukan bahwa PMI China (Purchasing Manager Manufacturing Index) turun 35,1. Ini berarti bahwa industrinya hampir stagnan, apakah itu elektronik, bahan baku farmasi, bahan baku tekstil atau baja, mengingat ini,” Kata Airlangga, Senin (2/3/2020).

Pada bulan Februari, PMI manufaktur Indonesia mencapai 51.9. PMI menggunakan angka 50 sebagai ambang batas. Di atas 50 berarti bahwa produsen berkembang.

Pemerintah akan menyediakan fasilitas impor untuk bahan baku impor agar industri berjalan dengan lancar, seperti izin dan ketentuan.

Selain itu, menurut catatan pemerintah, produk yang dibuat oleh 500 perusahaan dianggap importir yang baik. Untuk importir yang baik, kami berharap bahwa lartas (larangan dan pembatasan) tidak lagi diperlukan. Dari perspektif ekonomi, “nama komoditas” harus memastikan bahwa komoditas yang mengandalkan Wuhan adalah elektronik, obat-obatan, dll., Dan Anda mengimpor pengganti lain dari sana. Tentu saja, di mana rantai nilai didorong. Atau Anda sekarang dapat meningkatkan kapasitas yang ada. Oleh karena itu, ini juga merupakan peluang untuk pembuatan, “katanya.

Baca: Topeng menjadi semakin langka, dan polisi pasti akan bertindak atas produk Orang

– Baca: Dul diam-diam mengundang Dai Kedua Hanas bereaksi di belakang layar untuk idola Indonesia Maia Estianty dan Al Ghazali