Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengkonfirmasi kematian seorang pilot maskapai swasta melalui Administrasi Umum Penerbangan Sipil. — Direktur Transportasi Novie Riyanto mengatakan bahwa karena operator melacak staf lain yang telah berinteraksi dengan almarhum dalam 14 hari terakhir, maskapai. – “Memerlukan personel untuk menjalani pemeriksaan kesehatan langsung dan diminta untuk melakukan karantina sendiri,” kata Novi dalam pernyataan resmi, Selasa (24/3/2020).

Pernyataan maskapai mengacu pada surat dari Direktur Penerbangan Sipil kepada operator pesawat pada tanggal 5 Februari 2020, yang mengacu pada perjanjian Kementerian Kesehatan. -Novie menambahkan bahwa Administrasi Umum Penerbangan Sipil menyesalkan sikap para pilot dan menyatakan belasungkawa atas kematian anggota masyarakat yang disebabkan oleh paparan Covid-19.

“Ini juga mengingatkan kita bahwa Covid-19 dapat menginfeksi siapa pun di bawah pelatihan profesional mana pun,” kata Novie.

“Sejauh ini, kami mendesak semua pihak untuk bertindak secara sadar, terukur dan bertanggung jawab. Disarankan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19.” Selian Budi juga mengatakan: Pihaknya dan semua maskapai serta operator bandara telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. 19, termasuk menyiapkan pembersih tangan di lokasi-lokasi penting di bandara, melakukan evakuasi sosial di antrian penumpang, dan menyemprotkan desinfektan di terminal bandara. -Direktur Jenderal Novi mengatakan: “Kami juga akan terus mengoordinasikan langkah-langkah evaluasi dengan semua kementerian atau lembaga terkait untuk mendukung kampanye nasional untuk mencegah proliferasi Kviv D-19 di Indonesia.” -Buddy terus mengatakan bahwa karena Covid-19 Epidemi sedang berlangsung dan kami akan terus mengambil langkah-langkah pencegahan.

Surat Edaran dari ICAO, WHO, Kementerian Kesehatan Indonesia, Kelompok Kerja Covid-19 dan Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan langkah-langkah ini. Direktur Penerbangan Sipil telah diadopsi oleh maskapai penerbangan di semua negara sebagai prosedur operasi standar (SOP).

“SOP ini terkait dengan prosedur pemantauan”, “Ada pemantauan internal yang dikenal (ODP) atau pasien Under Watch (PDP),” kata Novie.

Selain itu, sesuai dengan perjanjian Kementerian Kesehatan yang ditetapkan dalam Surat Edaran Direktur Penerbangan Sipil Departemen Kesehatan No. 4 Tahun 2020 SE-Semua pesawat milik maskapai berada di personil Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Administrasi Penerbangan Sipil Inspektur Keselamatan Penerbangan China Sebuah pusat perawatan kesehatan disemprot dengan desinfektan di bawah pengawasan langsung staf medis.