Reporter Tribunnews.com Lita Febriani melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkasa Pura II memperkirakan 3 Januari 2021 (Minggu) akan menjadi puncak perjalanan pulang Natal dan Tahun Baru 2020/2021. -Perusahaan Crown memastikan bahwa semua staf dan fasilitas bandara siap melayani penumpang saat air surut.

“Kesiapan tersebut termasuk dalam fasilitas sanitasi bandara sentral, yaitu fasilitas bagi calon penumpang pesawat yang hendak diuji. Untuk COVID-19 di bandara tersebut,” Muhammad Awaluddin, Managing Director PT Angkasa Pura II, Minggu ( 2021 1 Maret) berkata.

PT Angkasa Pura II juga mencontohkan arus penumpang di Soekarno mencapai sekitar 80.000 orang-Bandara Hatta, pada puncak arus mudik saat libur Natal dan Tahun Baru. — Agus Haryadi, General Manager Bandara Soekarno-Hatta, mengimbau penumpang untuk memasang dan mengisi formulir aplikasi electronic health certificate card (eHAC) di bandara keberangkatan.

Baca juga: Pemerintah mewajibkan masyarakat untuk merujuk informasi vaksin Corona di situs resminya

Baca juga: Tes rapid antigen gratis untuk 1.000 orang di Bandara Soekarno-Hatta pada 31 Desember 2020 — – — “Semua persiapan sudah kami lakukan”, misalnya dengan mengkoordinasikan lokasi parkir pesawat, aktivitas ground handling, dan prosedur kedatangan penumpang (termasuk inspeksi eHAC) untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan dan kedatangan. Kami mengimbau penumpang untuk mengisi formulir eHAC di bandara keberangkatan, “Selama Tahun Baru 2020/2021, Bandara Soekarno Hatta juga akan memberlakukan Peraturan Pokja Penanganan Covid-19 yang tertuang dalam Surat Edaran 03/2020 dan 04/2020 Dalam lampiran surat edaran tersebut.

Sesuai SE No. 04/2020, seluruh WNI dan WNA yang tiba di Indonesia mulai tanggal 28 hingga 31 Desember 2020 harus dikarantina di tempat yang telah ditentukan selama 5 hari.