JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-MUFG Bank Co., Ltd. (MUFG) dan PT Danamon Bank Indonesia Tbk (Bank Danamon) diserahkan pada tanggal 23 Februari 2021. -The Indonesia 2021 Summit merupakan acara one day thinking leadership bagi dua nasabah bank. Hampir 1.100 peserta akan berpartisipasi pada 23 Februari 2021.

Setelah KTT adalah pertemuan bisnis yang cocok dari tanggal 24 hingga 26 Februari. Business Matching Fair adalah acara jaringan virtual selama tiga hari yang menghubungkan perusahaan Indonesia dengan jaringan pelanggan MUFG di Jepang dan Asia Tenggara.

Segera usulkan tema masa depan-Di bawah kepemimpinan era disrupsi, KTT Indonesia 2021 memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman menghadapi pandemi Covid-19 kepada para pelaku bisnis, dan diharapkan dapat membuat tahap normal yang baru dan lebih baik.

Baca juga: Ramalan ekonom CIMB Niaga: Perekonomian Indonesia T tumbuh 3,9% tahun ini

Pembicara menyampaikan harapan pasca pandemi agar pemerintah dan swasta terus bekerjasama, Melalui investasi dalam R&D dan teknologi untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang dan kohesi sosial dengan inovasi dalam perawatan kesehatan, digitalisasi, dan infrastruktur. e DP turun menjadi nol dan BI memperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan kredit perumahan akan meningkat menjadi 7%. Pembicara juga menyimpulkan bahwa sektor komersial dan pasar konsumen domestik Indonesia tetap tangguh dan tumbuh dengan maraknya program imunisasi Indonesia. posisi yang menguntungkan untuk mempercepat pemulihan.

Lebih penting lagi, karena perusahaan global semakin beralih ke Asia dan mengubah rantai pasokan mereka lebih dekat ke ASEAN, Indonesia dapat menggunakan posisi strategisnya untuk memimpin reposisi kawasan dan mengubah perekonomian negara lain, yang mengandalkan sumber daya alam menjadi ekonomi dengan layanan nilai tambah berbasis pengetahuan.

MUFG-Bank Danamon Business Matching (BM) Fairkedua juga melihat prospek yang optimis, sektor barang konsumsi (FMCG) yang berkembang pesat dan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan telah membangkitkan minat yang besar.

Hal ini menunjukkan optimisme berbagai perusahaan, baik di Indonesia maupun di luar negeri, untuk memulihkan permintaan domestik dan pemulihan ekonomi, meski Indonesia telah membuat kemajuan dalam memerangi pandemi Covid-19.