Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – minggu 20-24 April 2020, tren pasar berubah ketika pasar ditutup.

Sekretaris Jenderal Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono mengatakan bahwa volume perdagangan harian rata-rata meningkat sebesar 0,72% dari minggu sebelumnya Rs 64.830 crore menjadi 65.300 Teror Berubah sebesar 12,88% menjadi 7,420 triliun saham dibandingkan dengan 8,517 miliar saham pekan lalu, “katanya di Jakarta, Minggu (26/4/2020). Kemudian, rata-rata, frekuensi perdagangan harian lebih tinggi 545.555 ribu transaksi dalam seminggu berfluktuasi sebesar 7, 55% atau 504.365 ribu transaksi

Pada saat yang sama, fluktuasi Indeks Harga Komposit (CSPI) dan nilai pasar minggu ini terletak di zona merah .: dipengaruhi oleh kasus Covid-19 , Pengusaha sepeda motor bekas mengajukan keluhan, dan sekarang banyak orang menjual

Baca: Baru menikah dengan Sirajuddin Mahmud, di mana Zaskia Gotik meninggalkan suaminya? –Lain: Analis: LPKR membeli Siloam Langkah-langkah yang benar untuk evaluasi saham

Yulianto menjelaskan bahwa CSPI turun 2,99% menjadi 4.496.064 poin, dibandingkan dengan 4.634.821 poin di minggu sebelumnya.

Selain itu, nilai pasar minggu ini juga mencapai 5.198,70 triliun rupee, dengan sebelumnya Dibandingkan dengan Rs 5.367,52 triliun pada minggu ini, telah berubah sebesar 3,15%. Penjualan bersih Rs 1,09 triliun, sedangkan pada 2020, penjualan bersih di luar negeri adalah Rs 17,54 miliar, “katanya. Dia menyimpulkan.