Laporan wartawan Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perindustrian mendukung industri kecil dan menengah (IKM) untuk meningkatkan produktivitas tahu dan gula bit, serta terus mendorong penerapan tepat guna. teknologi untuk menyederhanakan produksi dan penggunaan mesin dan peralatan Rencana Restrukturisasi. Mesin dan peralatan — tidak hanya dalam rangka pengembangan wirausaha tahu dan tahu baru serta produk olahan tahu dan turunan tahu, mereka juga mendapat penyuluhan tentang sumber daya manusia dan teknologi produksi, seperti manajemen produksi dan diversifikasi produk serta pelatihan teknis.

Bahkan, dengan mendukung produksi yang lebih bersih dan menyediakan fasilitas Pusat Tahu dan Tahu IKM dengan mesin dan peralatan pengolahan limbah, maka rencana industri hijau atau industri perlindungan lingkungan juga telah dilaksanakan.

Baca Juga: Importir Kedelai Sidak Akan Dihukum Satgas Pangan Polsek Gudang Importir Kedelai

Tujuan rencana ini untuk mendorong para pelaku intelektual tahu dan kacang eh untuk aktif mengembangkan kegiatan usaha ramah lingkungan . Di wilayah seperti Magelang, Singkawang, Makassar, dan Bandung, “kata Gati Wibawaningsih, General Manager Industri Kecil Menengah dan Industri Multiguna (IKMA) Kementerian Perindustrian, Rabu (6/1) / 2021). Selain itu, rencana tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku dan bahan penolong, serta mengurangi penggunaan energi dan air dalam produksi produk berdasarkan konsep 3R (reduksi, reuse dan daur ulang) .- “Ya Gati (Gati) menjelaskan bahwa pilihan program ini secara langsung akan mengurangi pemborosan yang dihasilkan dalam proses produksi.

Kementerian Perindustrian juga terus mendorong pemerintah daerah untuk merevitalisasi rencana penyaluran dana dengan mendirikan atau merevitalisasi IKM Tofu Center. Khusus (DAK) .

Ini sudah dimulai di beberapa daerah atau kota, antara lain Malang, Balikpapan, Rangsar dan Kediri.

Baca Juga: Pemogokan Pengrajin Tempe, Polsek Gudang Pengimpor Kedelai Sidak, Selidiki Dituding Selipkan Produk

“Katanya:” Lewat Rencana Revitalisasi Balai, Pasti Mesin dan Peralatan Perbaharui Produksi situs dan membangun fasilitas IPAL dengan dukungan “Kementerian Perindustrian telah melaksanakan berbagai program pembinaan, seperti pembinaan, konsultasi teknologi produksi dan sertifikasi keamanan pangan, untuk terus meningkatkan produktivitas tahu dan IKM candi secara higienis dan efektif. Di industri, konsumsi tahu per kapita per kapita. per minggu 0,15 kg, konsumsi tahu per kapita 0,14 kilogram per orang per minggu.

“Hampir 90 p. 100 kedelai kita di Indonesia digunakan untuk membuat tahu dan bean fu, sisanya untuk orang lain seperti tauco dan Produk seperti kecap, “Gati menjelaskan.