Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mempublikasikan suara tweet Kaesang Pangarep di Twitter yang kerap menyebut kode perusahaan penerbit PGAS. Baru ketika PGAS disebutkan dalam file yang diunggah ke akun Twitter miliknya.

Misalnya, pada 14 Desember 2020, Kaesang menulis: “Jika $ PGAS bisa mencapai 1750 besok, sepertinya 2100 akan baik-baik saja. Bagaimana dengan @SahamRakyat? #BloodMology.”

Baca juga: Pemerintah Desak segera penyelesaian sengketa pajak PGN

– Baca juga: Terkait sengketa pajak dengan Badan Hukum Administrasi Negara, begitulah tafsir PGN-pernyataan ini pun menjadi headline berbagai media. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal PGAS Rachmat Hutama menegaskan pihaknya tidak pernah bekerja sama dengan Kaesang untuk mendorong aksi perseroan. Tokoh masyarakat disebutkan dalam berita. Katanya, sesuai informasi yang diungkapkan Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (6/1/2021) …. “Direktur”, tambahnya. Saat ini semakin banyak tokoh masyarakat yang menjadi saham dengan caranya sendiri. . Market influencer. Sehubungan dengan hal tersebut, Direktur Perdagangan dan Pengawasan BEI menyampaikan kepada Laksono Widodo (Laksono Widodo) bahwa dirinya secara aktif menyambut public figure yang telah menjadi influencer.

Namun demikian, ia mengingatkan influencer Tanggung jawab moral para pengikutnya. – – “Kami masih ingat kalau ada yang kecewa bisa menggugat pengikutnya,” jelas Laksono. -Artikel ini diunggah di Kompas.com dengan judul “Tindakannya Biasa Di Sebut Kaesang, PGN mengaku tidak pernah meminta persetujuan. “