Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Perkebunan Minamas berkomitmen mendukung rencana pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pemerintah.

Oleh karena itu, Perkebunan Minamas bekerja sama dengan Forum Jurnalis Pertanian (Forwatan) dan Departemen Litbang. Universitas Tanjung Pura (LPPM UNTAN) menyelenggarakan virtual seminar bertema “Strategi Multi-stakeholder Industri Kelapa Sawit untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021” dan mengundang stakeholders dari industri perkebunan khususnya kelapa sawit. : Kabareskrim menyerukan penegakan efektif kasus kebakaran hutan dan lahan setinggi 66% -lihat juga: Siti Nurbaya mengatakan kerja sama tersebut berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan- seminar virtual ini membuat pemangku kepentingan terkait perlindungan lingkungan siap berkomitmen terhadap hutan dan lahan pencegahan kebakaran tahun 2021, dan menyadarkan semua pihak bahwa industri kelapa sawit juga berkomitmen untuk pencegahan melalui Program Pencegahan Perkebunan Desa Mandiri (DMCA) Minamas di Kalimantan Barat, Karhutla bahkan dapat mencapai swasembada di desa.

Kasdi Subagyono, Direktur Perkebunan Kementerian Pertanian, mengatakan Kementerian Pertanian mengapresiasi kerja keras yang dilakukan perkebunan Minamas. “Oleh karena itu perlu direplikasi sebagai model atau bahkan center of excellence. Selain itu, saya berharap wawasan yang didapat dari hasil diskusi ini bisa menjadi pedoman agar semua pihak lebih berkeinginan untuk mencegah terjadinya karhutla. Bagus, kata Cass Di dalam keterangannya, Kamis (17/12).

Ia mengatakan bahwa semua pihak harus bekerja sama dan bekerja sama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan tahun depan. Instansi terkait Kementerian Pertanian juga telah melakukan pelatihan tentang perkebunan. Tim pemadam kebakaran dan kelompok tani terkait kebakaran (KTPA) provinsi, wilayah / kota yang sering terjadi kebakaran lahan, meski kondisi cuaca lebih bersahabat dibanding tahun lalu, hal ini tidak membuat kami berpuas diri, namun tetap memimpin upaya bersama-sama organisasi Bekerja keras pada komunitas dan kelompok kerja Karhutla.

“Selain itu, kami bekerjasama dengan Universitas Tanjung Pura untuk mengelola program DMCA Townsend selama pandemi, khususnya di Kalimantan Barat. Selain itu, program DMCA memungkinkan Perkebunan Minamas dalam bidang sosial ekonomi. Masyarakat sekitar menciptakan kemandirian sekaligus memadukannya dengan upaya perlindungan lingkungan, seperti pembentukan Program Petani Milenial dan Program Guru Peduli Api. Hal ini sejalan dengan komitmen Perkebunan Minamas untuk melaksanakan langkah-langkah konservasi. “Penanaman secara lestari,” tambah Syamssuddin Masyarakat sekitar kebun, dan berbagi praktik terbaik pengelolaan pertanian berkelanjutan tanpa membakar lahan.Hutan dan lahan di sekitar konsesi perusahaan.Namun dalam perkembangannya, Digital Millennium Copyright Act (DMCA) perannya semakin komprehensif, tidak hanya dalam hal mitigasi, selain itu juga dalam memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat di pedesaan melalui pertanian (hidroponik) dan kegiatan penangkapan ikan yang berwawasan lingkungan, ”ujarnya. — Salah satu petani milenial binaan Perkebunan Minamas di Desa Riam Batu Gading-Diya mengatakan di Desa Riam Batu Gading, mereka menggunakan botol bekas untuk menanam pakcoy hidroponik, daun sawi keriting, seledri dan sawi serta bambu. Ia mengatakan: “Kami sangat senang Perkebunan Minamas telah memberikan bibit dan pendampingan melalui LPPM UNTAN melalui program DMCA ini untuk membantu masyarakat desa agar dapat mandiri dan sejahtera”.