TRIBUNNEWS.COM-Pengguna Twitter mengaku ditipu oleh perusahaan asuransi.

Seorang pengguna Twitter mengatakan bahwa tanda tangannya dipalsukan oleh perusahaan. –Dia menuntut agar uang yang dia bayarkan ke perusahaan asuransi dikembalikan kepadanya.

Setelah dikonfirmasi, seorang pria berusia 37 tahun asal Bojonegoro, Jawa Tengah, yang minta tidak disebutkan namanya, membeberkan apa yang terjadi.

Kemudian bank merujuk istrinya ke perusahaan asuransi.

“Istri saya jelaskan bisa digunakan untuk pendidikan, dan akhirnya istri saya minta formulir pembukaan rekening.”

Baca: Pandemi Jejaring Sosial Kota Bekasi Covid-19 Melonjak

Baca: Ini Strategi GoFood Lindungi Mitra UMKM dari Penipuan, Berasal dari Bidang Manipulasi Psikologis- “Kalau begitu berikan kepada saya, lalu saya tanda tangani untuk membuka akun,” Tribunnews.com, Minggu (Juni 2020) 9) Kata orang yang menghubungi pria itu.

Tiga bulan kemudian, perusahaan asuransi mengirimkan polis tersebut ke kediaman pria tersebut. Pada 2016, dia menyetor uang ke rekening tersebut.