Reporter: Virdita Rizki Ratriani-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hari ini (Senin) (08/10/2020), Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Pori dan Gaji pensiunan adalah ke-13.

Dwi Wahyu Atmaji, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menjelaskan, dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 tahun 2020, gaji ke-13 sudah dibayarkan untuk tahun 2020. Pensiun, tunjangan atau pendapatan 13 tahun. -Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan gaji ke-13. -Total anggaran yang disiapkan Rp28,5 triliun, dan dana dari APBN mencapai Rp14,6 triliun dan APBD Rp13,89 miliar.

Namun, pandemi virus corona di Indonesia belum memungkinkan semua PNS mendapat gaji 13 hari. Rinciannya adalah sebagai berikut:

PNS mendapat 13 gaji

Sesuai PP 44/2020, gaji, pensiun, tunjangan atau penghasilan ketigabelas tahun 2020 dialokasikan untuk:

1 PNS; 2 . Prajurit TNI; 3. Anggota POLRI; 4. Prajurit PNS, TNI dan POLRI yang ditempatkan di luar negeri atau ditugaskan kepada perwakilan Republik Indonesia; 5. Prajurit PNS, TNI dan POLRI yang ditempatkan di luar instansi pemerintah di dalam dan di luar negeri, yang gajinya dibayar oleh atasan Pembayaran agen; 6. Prajurit PNS, TNI dan POLRI yang telah menerima pembayaran tunggakan; 7. PNS yang meninggal, meninggal atau meninggal dunia, atau penerima gaji tetap anggota POLRI; 8. Prajurit PNS, TNI atau POLRI dinyatakan hilang Penerima gaji; 9. Ketua, wakil ketua, dan hakim dari seluruh badan peradilan; 10. Pejabat khusus Kementerian Dalam Negeri; 11. Hakim ad hoc; 12. Pejabat LNS, pengurus LPP, pengurus BLU dan pejabat keuangan atau administrasi lainnya dan pejabat senior Atau tenaga administrasi atau pejabat yang setingkat dengan pengawas; 13. Pegawai non PNS LNS, LPP atau BLU; 14. Orang yang ditunjuk oleh pejabat lain yang berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan; 15. Penerima pensiun atau tunjangan; dan Calon pegawai negeri-kondisi untuk mendapatkan gaji ke-13