Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menunjuk tiga kejahatan baru dalam kasus dugaan korupsi proyek fiktif emiten PT Waskita Karya (Persero) Tbk. tersangka. Tahun 2009-2015. –Tiga tersangka tersebut antara lain mantan Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani (DS), Dirut PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana (JS), dan Wakil Kepala Departemen II PT Waskita. Yayasan (Fakih Usman) (FU).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (Erick Thohir) mengingatkannya akan posisi populer kepala badan usaha milik negara.

Baca: KPK Tahan 5 Tersangka Kasus Korupsi 14 Proyek Fiktif Waskita Karya

Data Pribadi Jarot Subana, General Manager Waskita Beton Precast, yang Diambil Paksa KPK Siang Ini – Ini Hal itu disampaikannya saat keluarnya logo baru Kementerian BUMN yang terpampang di halaman kantor, dan hampir seluruh direksi BUMN di masing-masing kelompok dikeringkan pada sore hari. -Erick mengatakan, pelepasan logo ini dilakukan di lokasi ini dengan tujuan melaksanakan perjanjian sanitasi saat pandemi Covid-19.

Baca: Prediksi Said Didu tentang BUMN Karya Akan Meledak Pertengahan 2006. Insiden itu terjadi- “Hal baiknya adalah perjanjian Covid-19 seperti tali jemuran,” kata Eric dalam peluncuran virtual pada 1 Juli 2020. Ini seperti ujian bagi bos BUMN yang menduduki kursi panas.

“Ini bagian dari ujian, karena kursi pimpinan BUMN panas sekali. Kuat, jadi ini normal. Yang penting bisa berfungsi dengan baik.