TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Ajaib Group mencapai perkembangan terkini dengan meluncurkan layanan perdagangan saham online.

Pelepasan dilakukan pada 24 Juni sebagai bagian dari menjaga standar keamanan dan privasi Ajaib Sekuritas Asia (Ajaib Sekuritas).

IHSG naik 24% dari level terendah sejak Maret tahun lalu. Dari perspektif penguatan rupee, penarikan dana asing, kondisi normal baru, dan vaksin Covid-19, banyak faktor yang akan memperkuat tren ini.

Baca: Sri Mulyani, Hingga Duniatex Ubah Pasar Saham Menjadi Hijau Seperti Saat Ini. – “Menurut kami tren kenaikan ini akan terus berlanjut, dan sekarang adalah saat yang tepat bagi siapa saja untuk mendapatkan keuntungan dari investasi saham,” CEO Ayab Group Anderson Sumarli (Anderson Sumarli), Kamis (25/6). ) Kata dalam pernyataan resmi. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 27 Desember 2019 jumlah investor di pasar modal sudah mencapai 2-4 juta.

Dibandingkan dengan itu, jumlah ini meningkat tajam (lebih dari 300%) Pada tahun 2016, terdapat 535.994 investor di pasar modal. -Namun demikian, kata Anderson, banyak kalangan milenial yang mengatakan tidak pernah membeli saham, karena berinvestasi di saham membutuhkan modal yang banyak, sehingga sulit untuk mempelajari saham. .

Faktanya, banyak orang telah menyadari bahwa saham Indonesia merupakan salah satu alat investasi yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.

Oleh karena itu, sebagai bentuk Ajaib yang didedikasikan untuk membantu Investor Milenium, Ajaib menyediakan fungsi dukungan untuk membantu pengguna melakukan investasi yang lebih baik dan lebih cerdas.

Hanya pemberitahuan yang menyertakan peringatan ajaib, peringkat kompetitif, dan berita.