Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah memprediksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir tahun 2020 berada di kisaran -1,1% hingga 0,2%.

“Pemerintah sendiri memperkirakan pada akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi akan datang dari minus 1,1% menjadi 0. Dalam pembahasan APBN 2021, proyeksi tahun 2021 adalah 4,5% menjadi 5,5%.”, Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Airlangga Hartarto sejatinya mengatakan pada Selasa (15/9/2020). Menurut data Airlangga, hingga akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lemah atau bahkan menyusut, dan semua negara pernah mengalami situasi yang sama.

Baca: SOKSI DKI dan Golkar DKI One Suara Bela Airlangga Tentang Kebijakan PSBB

Bacaan: Menko Airlangga Klaim IHSG Bisa Cetak Dokumen Karena Pemerintah Tanggapi Covid-19 dengan Serius

Ini Wabah Virus Corona (Covid-19) Hasil yang belum selesai. Dunia sedang menyusut. Negara ASEAN seperti Malaysia mengalami kontraksi yang dalam. -17.1%, Singapura-12%, Filipina-16%, India-18%. Namun, kami juga melihat listing atau harga kontrak Indonesia lebih rendah dari negara lain, “ujarnya.

Beberapa lembaga internasional juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini .—” Oleh karena itu, kami juga melihat beberapa lembaga ‘ ramalan. Prakiraan IMF untuk tahun 2021, Indonesia negatif 5,3% pada tahun 2020 sejak awal tahun, tetapi prakiraan tahun 2021 sebesar 6,1%, “kata Airlangga.” Bank Dunia memperkirakan tahun 2020 akan nol atau netral. 4.8 pada tahun 2021. Pada 2020 dan 2021, ADB negatif -1% hingga 5,3. OECD memperkirakan dari minus 3,9% menjadi minus 2,8%, dibandingkan dengan 2,6 hingga 5,2% pada tahun 2021. Dijelaskannya.

Pada triwulan II tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,32%. Secara triwulanan, perekonomian berkontraksi 4,19% dan kontraksi kumulatif sebesar 1,26%. – Kontraksi ini lebih dalam dari konsensus pasar dan ekspektasi pemerintah dan Bank Dunia. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan perekonomian Indonesia berada pada kisaran 4,3% hingga 4,8%. Dengan harga saat ini, perekonomian Indonesia berdasarkan PDB pada triwulan II mencapai 3,687 0,7 triliun rupiah. Tahun dasar 2010, 2,5869 miliar rupiah.

Artikel tersebut dimuat di Kompas.com dengan judul: Pemerintah: Perekonomian Indonesia akhir tahun 2020 akan negatif 1,1 – 0,2%