JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Jika dicermati, pandemi Covid-19 akan mengedepankan masalah kesehatan saat menjalankan tugas sehari-hari sehingga tercipta pola emosi baru di masyarakat. Memenuhi permintaan.

Kebiasaan konsumsi berubah Saat berbelanja, otak secara otomatis akan mengirimkan sinyal ke tempat-tempat yang tidak terlalu ramai.Mereka juga memilih produk saniter, atau sebagian orang lebih suka berbelanja online.

Pemerintah melarang bekerja dan rapat di rumah, dan orang-orang akhirnya menjadi virtual, sehingga mereka tetap dapat berinteraksi satu sama lain.

Aturan yang diterapkan juga berdampak pada sektor ekonomi. Dulu-Elga Yulwardian, mantan mahasiswa MM Prasetiya Mulya, mengatakan pandemi telah mempengaruhi perusahaan di berbagai industri dengan derajat yang berbeda-beda.

Misalnya, start-up di industri perjalanan terpukul, ia menjelaskan: “Meskipun start-up di sektor e-commerce atau logistik masih bisa mendapatkan keuntungan dari situasi ini, pengusaha harus tetap fleksibel agar tidak melakukannya. Akan ada perlawanan, perubahan, putuskan strategi baru untuk mempertahankan pengembangan bisnis, oleh karena itu, keterampilan manajemen yang baik, pembaruan dan jaringan dengan jaringan area luas adalah kebutuhan utama setiap perusahaan dari CEO Ivosights saat ini.