Laporan reporter Tribunnews.com, Hari Darmawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini penerapan gas industri sebesar $ 6 per juta British thermal unit (MMBTU).

Menurut Kementerian Perindustrian, penerapan ini dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing industri manufaktur dalam negeri.Peserta komersial sudah lama berharap bisa mencapai harga gas industri.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang (Agus Gumiwang) mengatakan, industri manufaktur tentu akan mendapat perhatian khusus, karena sektor strategis ini penyumbang produk nasional bruto terbesar. 6 Juli 2020) .

Baca: Syahrini Jadi Masa Pandemi, dan Pengetahuan Istri tentang Peralatan Dapur untuk Reino di Masa Istimewa

Ia menambahkan, kebijakan harga gas bumi industri sejalan dengan Argus Gumiwang , Presiden AS Joko Widodo (Joko Widodo) mengatakan pada rapat kabinet tertutup pada 6 Januari 2020: “Menurut Arms News Network, menurut Argus, Departemen ekspor menerapkan harga bensin $ 6 per MMBTU. Pabrik dapat mendorong industri manufaktur menjadi lebih luas dan meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian nasional. Kami juga meminta kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperbanyak daftar penerima manfaat dari kebijakan ini, ” Kata Argus. -Agus mengatakan, penurunan harga gas bumi di industri tersebut sebelumnya disebabkan oleh delapan perusahaan di tiga sektor yaitu industri pupuk, petrokimia, dan baja.