Reporter Tribunnews.com memberitakan bahwa Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan Pentingnya kesehatan dan keselamatan. -Pandemi ini menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi antara lain karena kendala dalam proses mobilisasi, PSBB kekurangan sumber daya pelayanan atau tenaga konstruksi (TKK). Dalam rangka mengembangkan jasa konstruksi, Masayu Dian Rochmanti, Direktur Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, mengatakan untuk mengisi kekurangan ketersediaan pengetahuan tradisional saat pandemi membutuhkan pembinaan TK agar dapat memenuhi pasokan TK penanggung jawab. “Namun dalam penerapan framework tersebut selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta dan panitia penyelenggara, serta mengkaji bagaimana pengendalian penanganan Covid-19 untuk memutus rantai penularannya. Terkait setiap eventnya,” kata Masayu, Selasa (Agustus 2020). 9) kata.

Baca: PUPR akan menyelenggarakan pembangunan infrastruktur nasional jangka panjang

Selama ini Biro Konstruksi Negara telah melaksanakan beberapa kebijakan di dalam negara. Menerapkan pedoman TKK selama pandemi, seperti menyesuaikan kembali target pengembangan tenaga kerja menjadi 113.940 TKK pada tahun anggaran 2020.

Baca: UPPR Tunda Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi – Dari angka 65.906 TKK digunakan untuk pengembangan tenaga kerja reguler, sedangkan 48.034 TKK digunakan untuk positioning TKK untuk rute profesional.

Selain itu, Surat Edaran General Manager Konstruksi Gedung Nomor 107 Tahun 2020, perihal tenaga kerja baru yang biasanya mengontrol cara tetap dapat melakukan pelatihan tenaga kerja di masa normal baru ini di masa normal baru.

“Dengan berlakunya kesepakatan sanitasi tersebut, Masayu diharapkan dapat menjelaskan bahwa kualitas TKK kini bisa mengontrol kualitas TKK dan penyebaran Covid-19 selama proses pembinaan.

Menurutnya, TKK bisa menjadi Pelopor dalam industri konstruksi selama pandemi. Hanya dengan cara inilah proyek konstruksi dapat dilanjutkan dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi Indonesia.