Wartawan Tribunnews.com melaporkan, Jakarta, TRIBUNNEWS.COM, Yanuar Riezqi Yovanda-PT Bank Amar Indonesia Tbk, selain mengembangkan inovasi teknologi di sektor perbankan, juga terus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Untuk meningkatkan produktivitas karyawan, terutama saat pembatasan sosial skala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19.

Amar Bank sendiri merupakan bank pertama dan satu-satunya yang fokus pada pengembangan produk digital banking Indonesia.

Sejak bertransformasi pada tahun 2015, Amar Bank telah membangun budaya kerja yang unik berdasarkan pemikiran kewirausahaan.

Vishal Tulsian, Presiden Direktur Amar Bank, mengatakan bahwa setiap perusahaan memiliki budaya kerja sendiri-sendiri, terutama saat terjadi pandemi. Untuk mengisi ulang saldo ShopeePay Anda, Anda dapat mengisi ulang melalui transfer bank, Indomaret dan Alfamart-baca juga: Menurut versi Dunia, IMF dan Bank Dunia, proyek teduh pertumbuhan ekonomi Indonesia – budaya kerja Amar Bank adalah kombinasi dari para pemula ( startup) dan budaya kerja perusahaan atau organisasi besar.

Mengapa melakukan ini, karena secara umum perusahaan atau organisasi besar lebih memperhatikan kesenjangan kinerja, dan sudah ada standar yang harus dipertahankan sendiri, misalnya, -il, Minggu (18 Oktober 2020).

Menurutnya, startup tidak hanya sekedar “look” atau “nicknames”, tetapi juga menjadi state of mind atau state of mind .

Untuk menciptakan dan mempertahankan mind of mind dari para startup, Amar Bank telah mengadopsi implementasi strategis, Struktur organisasi dan kekuatan pengambilan keputusan dan langkah lainnya.

Lihat juga: Nilai tukar rupee terhadap dolar AS. Hari ini, pada 16 Oktober, nilai tukar telah jatuh menjadi Rp 14.766, yang merupakan nilai tukar 5 bank-elemen dasar budaya, kegiatan rutin, kursus pembinaan rutin dan penyemangat Insentif perilaku sejalan dengan tujuan perusahaan.

Budaya kerja yang diterapkan juga bertujuan untuk membawa perubahan positif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal ini sejalan dengan visi Amar Bank yang berjanji akan menghadirkan senyuman dengan memberikan layanan keuangan kepada lebih dari 200 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2025. “Kami percaya bahwa selama sumber daya manusia kami atau yang disebut Amarites dapat berkembang, bisnis akan berkembang. Oleh karena itu, dengan memastikan bahwa karyawan selalu tersenyum di tempat kerja, memastikan karyawan dapat bekerja dengan nyaman sama pentingnya dengan membuat pelanggan tersenyum.