Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Guna mempercepat pemulihan perekonomian nasional, pemerintah telah menginisiasi penjaminan kredit modal kerja bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). -PT Jamkrindo dan PT Askrindo, yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan dengan surat keputusan, berjanji untuk memberikan pinjaman modal kerja yang diberikan bank kepada pelaku usaha UMKM. -Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan penanganan pandemi Covid-19 secara cermat dan komprehensif diperlukan di semua aspek. Penyebaran Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi, serta mempengaruhi fundamental perekonomian nasional kita. -Airlangga menyampaikan bahwa terdapat berbagai kebijakan ekonomi dan insentif bagi dunia usaha.

Baca: Pemerintah Luncurkan Penjaminan Kredit Modal Kerja untuk UMKM

Bacaan: Dari sisi UMKM, Bank for International Settlements terus menjaga sikap optimis terhadap penyaluran kredit, meningkat 5%

Bacaan: Perlunya Kepastian Pelonggaran kredit perusahaan yang terkena dampak Covid-19 telah berjalan dengan baik

Konon yang paling penting saat ini adalah menghidupkan kembali ekonomi massal melalui UMKM.

“Usaha kecil dan menengah menjadi prioritas utama pemulihan ekonomi negara. Setelah UMKM yang terkena dampak Covid-19 diberikan kebebasan untuk melakukan restrukturisasi kredit, pemerintah berkeyakinan bahwa penyuntikan modal kerja ke UMKM sangat penting.” Saat rencana khusus UMKM diluncurkan, kata sambutan online, Selasa (7/7/2020) .

Pemerintah Airlangga akan tetap membayar biaya penjaminan (tergantung share support yang diberikan), post-guarantee, loss limit atau cara lain yang diperlukan Menteri Koordinator Perekonomian Pendukung Distribusi mengatakan, pihaknya juga mengalokasikan anggaran cadangan penjaminan dan biaya penjaminan dari APBN.