Laporan dari Seno Tri Sulistiyono Tribunnews.com, Jakarta-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Peserta bisnis sangat dianjurkan untuk beradaptasi dengan perilaku bisnis mereka segera selama pandemi Covid (19). -Rachmad Gobel dari Gobel Group, kepala Panasonic Corporation, mengatakan: Dari sudut pandang pengusaha, pilihan untuk mengubah strategi bisnis harus dilaksanakan. Di mana pebisnis harus beradaptasi dengan cepat.

“Terutama karena faktor sosial ekonomi, ini terkait dengan perubahan perilaku konsumen dan model bisnis,” kata Rahmad pada seminar langsung. Seminar membahas strategi penggunaan kebijakan fiskal dan akuntansi dalam ketidakpastian bisnis saat ini. Jakarta, New Normal, Sabtu (13/6/2020).

Baca: New Normal, merumuskan strategi bisnis baru untuk memaksimalkan pendapatan

Acara ini diselenggarakan oleh InCore-Tax dan Magister Akuntansi di Universitas Trisakti , Dan didukung oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan majalah “Top Business”.

Terkadang, Sekar Mayangsari, kepala program magister akuntansi di FEB Universitas Trisakti, menekankan pentingnya mengintegrasikan sistem akuntansi dan kebijakan pajak untuk menghadapi ketidakpastian. Kasus pandemi Covid-19.

Baca: Dr. Cut Aigia merekomendasikan mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah Covid-19 lebih efektif

Direktur Jenderal P mengundang Suryo Utomo untuk mengatakan bahwa dalam kondisi saat ini, masyarakat akan menggunakan tiga pajak penting kebijakan.

Pertama-tama, sesuaikan tarif pajak atas pendapatan wajib pajak nasional dan perusahaan tetap.

Kedua, perlakuan pajak atas kegiatan bisnis melalui sistem elektronik (PMSE).

Baca: Rachmat Gobel: Masyarakat di kawasan hutan dapat mengelola sumber daya alam tanpa merusak ekosistem

“Poin ketiga adalah perpanjangan periode pelaksanaan hak dan memenuhi kewajiban pajak”, jelasnya.