Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Pemerintah Indonesia dan Singapura telah menyepakati perjanjian Travel Corridor (TAC) atau Reciprocal Green Channel (RGL) yang akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2020. tahun.

RGL cocok untuk warga negara Indonesia (WNI) dan Singapura yang ingin melakukan perjalanan bisnis darurat, kegiatan diplomatik dan dinas.

Mengenai program RGL, pintu masuk perjalanan Indonesia-Singapura adalah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Internasional Hatta)

CEO PT Angkasa Pura II (Persero) Mohamed Avalu Ding (Muhammad Awaluddin) mengatakan Bandara Internasional Sukarno Hatta telah menetapkan rute khusus penumpang pesawat untuk rencana RGL ini.

“Kami sudah banyak memberikan Awaluddin dalam keterangannya pada Minggu (17/10/2020) yang berbunyi:“ Rute RGL akan digunakan untuk melewati pos-pos pemeriksaan penumpang di jalur Indonesia. ”Ia mengatakan itu saat terjadi pandemi Covid-19. Pelaksanaan rute RGL tentunya akan mengutamakan seluruh aspek kesepakatan sanitasi .. Wisatawan melakukan perjalanan melalui thermal scanner yang ada di terminal penumpang pesawat.

2. Wisatawan menuju konter check-in maskapai untuk menampilkan uji PCR dengan masa berlaku 72 jam Alhasil, selanjutnya cek kartu aplikasi peringatan kesehatan elektronik (e-HAC)