Reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT PP (Persero) Tbk sebagai delegasi turut serta dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan Turki yang sebenarnya digelar. Basuki Hadimuljono yang diwakili oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pemerintah Turki yang diwakili oleh Menteri Perdagangan Rusan Pekcan menyampaikan orasi pada acara tersebut.

Dalam rangka memberikan informasi, pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat kerja sama antara Indonesia dan Turki. Government and government level (G2G), business-to-business (B2B) dan public-private partnership (PPP), khususnya di bidang infrastruktur.

Baca: Pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia Papua

Pada pertemuan bilateral tersebut, Turki menunjukkan ketertarikan yang tajam terhadap kelompok “ideal” yang memasuki pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Beberapa negara mencari peluang kerjasama Indonesia-Turki. Kerja sama tersebut meliputi rencana B2B, mekanisme pembiayaan, fasilitas akses pasar dan lapangan kerja. Usai kunjungan virtual, akan dibentuk working group antara kedua negara untuk melanjutkan peluang kerja sama antara Indonesia dan Turki. Kerja sama tersebut meliputi rencana B2B, mekanisme pembiayaan, fasilitas akses pasar dan lapangan kerja. Visi pemanfaatan pembangunan infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan: “Kami menyambut pihak asing untuk berpartisipasi, baik berpartisipasi dalam proyek infrastruktur maupun berinvestasi di infrastruktur.