Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Akibat pandemi Covid-19, investasi mikro berkelanjutan dapat menjadi metode investasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam skala prioritas. Sering kali, berinvestasi dalam model muda ini semudah berbelanja online. Platform digital yang pertama kali menggunakan metode ini adalah Raiz Invest.

Raiz Invest telah berhasil mengadopsi perusahaan induknya di Australia dan mulai menerapkan investasi mikro mulai dari Rp 10.000.

Raiz Invest Indonesia Karmela M Kartodirdjo, partner and marketing leader, mengatakan Raiz Invest membangun kebiasaan investasi baru bagi nasabah karena metode investasi ini akan memasuki aktivitas sehari-hari nasabah.

Baca: Pemerintah Alokasikan Rp 28,8 Triliun untuk 22 Juta Usaha Mikro Unbanked — Selain itu, Wanita bernama Lala ini terus mengatakan bahwa ini adalah mata uang gratis Penghasilan membuat pelanggan merasa bahwa mereka berinvestasi. “Dia sudah sangat tua,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Baca: Indonesia Di Ambang Resesi Ekonomi, Politisi PKS Mendesak Pemerintah Tingkatkan UMKM Secara Menyeluruh

Selain itu, Raiz Invest memiliki fungsi ringkasan yang dapat melengkapi transaksi online yang dilakukan nasabah melalui Internet Banking.

“Setiap transaksi bank yang dilakukan oleh nasabah akan dibulatkan. Nilai transaksinya. Carmela mengatakan:” Dana yang terkumpul akan mencapai 50.000 rupiah, yang akan diinvestasikan oleh nasabah melalui aplikasi Raiz. “, “Dia menambahkan.