Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Dukungan pemerintah adalah salah satu faktor utama bagi Gojek untuk berhasil mengeluarkan 5 juta masker-distribusi langsung untuk memenuhi kebutuhan mitra aplikasi anak-anak setempat, dan kontribusi lain untuk petugas kesehatan dalam Perang Pandemi Covid -19. “Kami sangat berterima kasih dan bersyukur bahwa topeng yang diimpor dari pemerintah Indonesia telah dilisensikan. Negara ini diwakili oleh BNPB dan bertanggung jawab atas percepatan gugus tugas manajemen Covid-19 dan Kementerian Kesehatan,” kata Kepala Komisaris Gojek Garibaldi “Bocah” Tirsi Tiba selama periode sambutan. Gojek akan menyembunyikan pesanan dari China di gedung terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta, Rabu pagi (4/1/2020).

Gojek adalah perusahaan pertama yang mendapatkan lisensi impor yang direncanakan berdasarkan permintaan.

Baca: Covid-19 kasus di Arab Saudi: 1.563 kasus positif, 10 kematian, dan 165 penyembuhan.

Baca: Rumahnya menjadi bagian dari dokter, Hengky Kurniawan meneruskan informasi ini kepada Anies Baswedan

“Lisensi impor topeng ini akan memastikan bahwa topeng Indonesia dan peralatan pelindung pribadi lainnya saat ini tidak dibayar untuk Pasokan dan produksi sekarang sepenuhnya dialokasikan untuk rumah sakit dan petugas kesehatan, “lanjut bocah.

Kenakan topeng Ini adalah bagian dari serangkaian upaya yang telah dilakukan Gojek untuk meningkatkan keamanan mitranya. Terutama selama pandemi Covid-19.

“Saya berharap pekerjaan kami dapat menginspirasi kelompok-kelompok swasta lainnya dan biarkan kami bekerja bersama untuk membantu negara,” harapnya .

. Menanggapi kebutuhan staf medis, terutama dalam kasus pandemi Covid-19. Boy berkata: “Dengan melihat kebutuhan dan penerapan setiap bagian, bagian-bagian ini fleksibel.” COO Gojek Hans Patuwo menyatakan penghargaan yang sama kepada pemerintah Indonesia.

“Manajemen GoJack sangat berterima kasih dan berterima kasih. Untuk pemerintah, dalam hal ini, Kepolisian Nasional, Departemen Kesehatan, Bea Cukai dan Perusahaan Elang Indonesia dapat membeli topeng.” Dia menambahkan: “Khusus Merupakan kebutuhan tenaga kesehatan dan masyarakat dari kelompok rentan Covid-19 kelompok rentan. “Sehubungan dengan distribusi produk masker yang baru tiba, Gojek secara teknis akan menyumbang ke Yayasan Anak Bangsa. Kemudian akan didistribusikan ke driver mitra Gojek dan diserahkan kepada staf medis dari Rumah Sakit Rujukan Covid-19. — – “Selain mitra kami, Gojek juga memahami pentingnya memastikan bahwa staf medis terus menerima pasokan masker yang diperlukan. Inilah sebabnya mengapa Gojek juga akan mendistribusikan beberapa topeng impor kepada pemerintah untuk dibagikan kepada mereka. “Di antara petugas kesehatan di rumah sakit rujukan pemerintah,” kata Hans. Hans juga mengatakan bahwa proses impor topeng membutuhkan waktu tiga minggu. Menyewa dua pesawat Airbus A330 dari Garuda Indonesia. Semua pramugari yang dikarantina selama 14 hari sebelum keberangkatan dari negara tujuan hanya turun setelah semua barang dikirim dan hanya dikembalikan ke Indonesia.