Laporan reporter Sanus Tribunnews.com-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperluas perkembangan pembiayaan konsumen, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (Wom Finance) telah merilis penawaran umum berkelanjutan (PUB) tahap keempat Obligasi Berkelanjutan III Pada tahun 2020, selama September 2020 total pendapatan menjadi Rp 5.000. -Penghasilan dana akan diterima oleh Wom Finance pada 10 September 2020. -Penerbitan obligasi merupakan bagian dari PUB III dengan target modal Rp 5 triliun. -Sebelumnya, perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan untuk tahap pertama pada tahun 2018 dengan nilai penerbitan Rp 570,5 miliar, pada tahap kedua penerbitan pada tahun 2019 jumlah penerbitan sebesar Rp 1,675 miliar, dan jumlah total untuk tahun 2020 diterbitkan pada tahap ketiga. Itu Rp 260,3 miliar.

CEO Wom Finance Djaja Suryanto Sutandar mengatakan: Perseroan bermaksud menggunakan seluruh dana yang digunakan untuk menerbitkan obligasi tersebut untuk mengalokasikan dana kepada konsumen dan kegiatan usaha perseroan. Perusahaan .

Baca: WOM Finance Untung Rp 44 Miliar di Kuartal I 2020 – Baca: Lebih dari 21.000 nasabah yang terkena pandemi meminta relaksasi pinjaman WOM Finance menyediakan persyaratan ini. “Dengan memperoleh dana ini, kami akan menggunakannya untuk mengklaim bahwa perusahaan akan secara hati-hati memenuhi kebutuhan pembiayaan kami pada paruh kedua tahun 2020 untuk mempertahankan posisi kami. Perusahaan akan tetap kuat, terutama dari segi keuangan.” Direktur keuangan Zacharia Susantadiredja menambahkan, Wom Finance akan dijual mulai 4 hingga 7 September 2020.

Penerbitan obligasi tersebut terbagi dalam dua seri, yaitu seri A dengan pokok pinjaman Rp 328 miliar dan seri B. Pokok penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp 328 miliar. Jumlah pokoknya Rp 172 miliar. Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Sekuritas dan PT RHB Sekuritas Indonesia. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bertindak sebagai wali amanat. Namun, kami yakin Wom Finance dapat bertahan dari yang terburuk. Kami berharap pada paruh kedua tahun 2020 sudah ada peningkatan kinerja keuangan dan pendanaan, ‚ÄĚtutup Djaja.