JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Manajemen Garuda Indonesia telah memberikan dana pensiun kepada karyawannya. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat bertahan dari pandemi Covid-19.

Baca: Lion Air Group Kembali Pekerjakan 2.600 Pegawai yang Di-PHK

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk mengatakan Irfan Everyutra meyakini hingga Selasa (2020/7/14) kemarin, pegawai Garuda diterima lebih awal. Rencana pensiun yang diusulkan mencapai 400 karyawan.

“Hampir 400 pegawai (wajib pensiun dini). Itu sukarela.” Panitia VI DPR RI Selasa (2020/7/14) .- Irfan menjelaskan pegawai yang berencana berangkat dini akan seperti pensiunan, menurut Irfan. Aturan yang ditetapkan oleh perusahaan diberikan hak.

“Keunggulannya banyak sekali sehingga isi aturan perusahaan akan kami susun semua aturannya. Kalau masyarakat pensiun, kami akan terus berikan lebih.”

Baca: Garuda Indonesia berikan opsi pensiun bagi karyawan – “Semua keuntungan akan didapat, jadi usianya baru 51 tahun, dan boleh melakukan kegiatan lain yang menggiurkan, kenapa tidak melakukan ak (sebelum pensiun) jika ada kesempatan,” ujarnya. Dia menyatakan. Tapi dalam jangka panjang, kami pikir ini akan menguntungkan.

“Oleh karena itu, dalam jangka pendek akan sulit karena kita harus memenuhi kewajiban kita. Namun dalam jangka panjang akan mengurangi beban perusahaan dan perusahaan penting. Katanya:“ Tujuannya untuk menjadikan karyawan Terima tawaran ini (pensiun lebih awal). Mereka merasakan manfaatnya. “-Irfan mengatakan dengan alasan untuk menekan biaya keuangan memang telah mengajukan proposal pensiun dini kepada karyawan maskapai umum. Selain memberikan rencana pensiun dini, perseroan juga telah memutuskan untuk menurunkan biaya. Dalam hal efisiensi.