Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Industri asuransi membantu mengendalikan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia dengan menerapkan 3M (cuci tangan, masking dan perawatan). — Praktisi asuransi jiwa Iwan Pasila (Iwan Pasila) mengatakan bahwa peserta di industri asuransi jiwa dan masyarakat mengajukan 3M untuk karyawannya. : Produk asuransi ini terbukti tahan pandemi- “Di tempat kami biasanya kami mengupayakan agar karyawan 3 M tetap sehat. Sering cuci tangan untuk menjaga kebersihan, pakai masker di rumah dan jaga jarak di tempat umum , Kami mendorong karyawan untuk melakukan ini, ā€¯ujarnya dalam video conference, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, seluruh aktivitas karyawan dari rumah hingga kantor harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M untuk menghindari penularan Covid-19.

Baca juga: Pandemi Covid-19 telah membuat stagnasi asuransi jiwa dan asuransi umum

Ini memang isu yang sangat penting karena cara mereka berangkat dari rumah ke kantor, kerja dan Yang penting bisa berangkat dari kantor ke rumah, “ucapnya. Iwan.

Iwan menambahkan, gerakan disiplin kesehatan ini harus terus mendorong perusahaan asuransi untuk menjaga kesehatan karyawannya .

” Gunakan atau ajukan permohonan 3M secara disiplin. Jangan mengingatkan karyawan untuk berdoa dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain merawat pasien HIV-positif dengan gejala Covid-19 melalui Covid Working Group 19, pemerintah terus memperkuat konsultasi 3M melalui Covid Working Group 19. Aktivitas yaitu memakai masker, sering mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

Gerakan 3M sedang berlangsung, agar publik tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 terutama berasal dari pergerakan manusia. Penerapan 3M harus ditegakkan dengan tegas-Catatan Editor: Kami bekerja sama untuk memerangi virus corona Tribunnews. com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan tata cara kesehatan di setiap acara. Ingat informasi ibu 3M (kenakan masker, sering-seringlah mencuci tangan, dan jaga jarak selalu.