JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh minus 0,49% pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Satu atau malah kita harapkan bisa positif, “Airlangga mengutip Antara, Rabu (12/8/2020).

1% .

Baca: Menteri Koordinator Airlangga: Belanja pemerintah bisa dongkrak ekonomi Amerika Latin Pertumbuhan Q3-Baca: Menko PMK: Sekolah Dibuka Di Area Kuning Sesuai Instruksi Presiden Jokowi-Maka Triwulan IV Tahun 2020 Diperkirakan Akan Meningkat Menjadi Pertumbuhan Positif 1,38%, Sehingga Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2020 Diharapkan Bisa Pertumbuhan negatif 0,49% -Airlangga mengatakan Covid-19 berdampak lebih baik terhadap perekonomian Indonesia dibandingkan negara lain-Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan pertumbuhan ekonomi triwulan II negatif 5,32%, lebih rendah dibandingkan triwulan I. Kedalaman triwulanan mencapai 2,97%, lebih tinggi dari Indonesia, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi di Eropa pada triwulan II menunjukkan pertumbuhan negatif, sedangkan pertumbuhan ekonomi di Brazil, Argentina dan India turun lebih dari 18,92% dari nilai negatif dengan keamanan tertinggi. Dia berkata: “Ini sangat penting untuk pekerjaan bunga. “