Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Guna memenuhi kebutuhan perbankan di tengah pandemi, Bank BIS berhasil meluncurkan total enam produk fintech online dalam waktu dua minggu hingga dua bulan. Peluncuran produk tersebut diharapkan bisa mendapatkan layanan terbaik tanpa harus ke cabang.

BIS telah meluncurkan enam fungsi financial technology, yaitu Digital Commercial Credit Platform (KUR) untuk digitalisasi aplikasi pinjaman, dan Ceria Cashout untuk CIO Cashout. Pembayaran pinjaman dilakukan melalui aplikasi yang bekerjasama dengan LinkAja BRIBRAIN, teknologi kecerdasan buatan untuk mempercepat proses penjaminan emisi dan pembayaran pinjaman.Fungsi pembukaan rekening online memungkinkan calon nasabah membuka rekening tanpa perlu mengunjungi BIS cabang BRIAPI, sehingga mempermudah prosesnya. Mengintegrasikan layanan keuangan digital BIS dengan proses registrasi digital otomatis memudahkan industri untuk mendapatkan layanan perbankan, dan Pasar.Id adalah portal bagi nasabah untuk berbelanja online dengan lebih mudah dari pasar pedagang tradisional, yang dapat terus meningkatkan pasar selama pandemi. Penghasilan trader. Di tengah pandemi ini, harapan dan perkembangan produk digital menjadi langkah strategis dan vital dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Karena keterpurukan ekonomi, banyak nasabah membutuhkan pinjaman untuk memulai usaha kecil atau mempertahankan usaha mereka.

Berdasarkan data Administrasi Jasa Keuangan (OJK), per April 2020, jumlah kumulatif belanja pembiayaan financial technology mencapai 106 triliun rupiah, meningkat cukup besar sebesar 185,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan demikian, produk financial technology BRI akan memberikan manfaat yang besar bagi pelaku UMKM di Indonesia, terutama karena pengajuan pinjaman dapat dilihat kapan saja dan di mana saja. Kami percaya bahwa setiap lembaga keuangan dapat dengan cepat menjalankan dan beradaptasi tanpa mengorbankan kualitas. Ia mengatakan bahwa enam produk baru ini dengan cepat melayani ribuan pelanggan.