Laporan wartawan Tribunnews Fitri Wulandari-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah terus melakukan kampanye #Ingatpesanibu untuk menghentikan rantai penularan virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Kelompok kerja Covid-19 saat ini sedang memperkuat latihan yang direkomendasikan 3M (kenakan masker, sering-seringlah mencuci tangan dan jaga jarak).

Gerakan 3M senantiasa melakukan aktivitas sosial agar masyarakat tidak ingat bahwa penyebaran Covid-19 berasal dari gerakan manusia, sehingga 3M harus dilaksanakan dengan tegas.

Saat ini masyarakat tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk menjaga jarak sosial dan fisik (jarak sosial dan fisik), tetapi juga memiliki kewajiban untuk menerapkan kebiasaan 3M dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: viral menyebar di jejaring sosial, para turis ini menolak pakai masker dan sengaja batuk di pesawat

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara juga mengaku menggunakannya dalam kesehariannya. Jenis kebiasaan 3M.

Menurutnya, sangat penting memakai masker di dalam dan di luar rumah selama pandemi ini.

Baca juga: Masih dalam perawatan, MUI belum bisa memastikan kehalalan vaksin Covid-19 dari China – hal ini dilakukan untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari paparan virus yang bisa menyebar Bikma Selasa (2020) (20 Oktober) mengatakan kepada Tribunnews bahwa “seseorang harus dipaksa memakai topeng, terutama di luar rumah”. Bhima juga melakukan tes cepat dan usap secara teratur untuk menentukan kesehatan setiap orang selama pandemi.