Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) report-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Direktur BPKP Muhamad Yusuf Ateh menegaskan prinsip perlindungan tanggung jawab saat menangani Covid-19. Pandemi Covid-19 harus diperhatikan. / 6/2020).

Selama pandemi Covid-19, pengawasan BPKP terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ). Ketika keadaan darurat terjadi selama pandemi Covid 19, populasi yang terkena dampak diharuskan lebih cepat dan lebih akurat. Iwan Taufiq Purwanto, Kepala Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan BPKP, mengatakan, proses pembelian barang tentu tidak memerlukan prosedur darurat untuk melengkapi layanan dan layanan.

Baca: Ahok Lelang 19 Kostum Batik yang Dipakainya Saat Pertemuan Kotor

“Pembelian barang dan jasa juga bisa dilakukan dengan lebih banyak cara. Atas dasar transparansi, keterbukaan dan persaingan , Oleh “kata Ivan. Baca: Dari Anggaran Covid-19 Hingga Pencapaian Kementerian Kesehatan yang Baru 4,68% -Iwan mengatakan untuk mencapai kondisi tersebut diperlukan kerja sama semua pihak. BPKP berharap rapat koordinasi ini dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang kebijakan pembelian produk utilitas di masa normal baru. -Dan informasi tentang upaya-upaya yang mungkin dilakukan untuk mengurangi risiko pelanggaran guna mengurangi pembelian barang dan jasa guna mempercepat penanganan Covid-19.