Reporter Tribunnews.com Laporan Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Anggota tim pengembangan hukum komprehensif APINDO / KADIN, Aloysius Budi Santoso menjelaskan bahwa tujuan utama “Hukum Komprehensif” untuk klaster ketenagakerjaan adalah untuk memajukan dunia usaha. Orang yang progresif akan menciptakan lapangan kerja baru.

“Sebagai pengusaha, kita harus memahami bahwa kita sudah menghadapi berbagai tantangan. Dalam konteks ini, saya melihat pemerintah telah melakukan tugasnya dengan baik dan bagaimana mengembangkan bisnis ini.” Jumat (Oktober 2020) 9 September) mengadakan webinar bertajuk “Dampak Undang-Undang yang Dibuat Pekerja terhadap Pekerja dan Komunitas Bisnis”.

Ia mencontohkan bahwa bekerjanya “UU Cipta Kerja” akan membuat lingkungan bisnis Indonesia lebih kondusif, hanya investor luar yang mau masuk, dan investor domestik mau masuk. Ia mengatakan: “Situasi ini membuat semakin banyak orang ingin berbisnis dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Oleh karena itu, targetnya adalah para pencari kerja.” — Aloysius menambahkan bahwa APINDO secara fundamental mendukung aspirasi perusahaan. . Pemerintah menargetkan pencari kerja sebagai undang-undang penciptaan lapangan kerja.

“Sebagai pengusaha, kita benar. Jika kita menjadi lebih mudah dalam berbisnis, perusahaan akan tumbuh, dan kemudian kita bisa memiliki lebih banyak karyawan,” tambah eksekutif perusahaan. Cipta Kerja Aloysius, Human Capital Development PT Astra International Tbk, mengatakan yang perlu dipahami saat membaca UU Cipta Kerja adalah harus terintegrasi dengan undang-undang terkait.