Laporan dari reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) dan Strategis Tenggara menemukan dukungan ekonomi dan teknis untuk pekerja gratis (pekerja musik) Grab dapat membangun kekuatan, ketahanan, dan `ketahanan` perekonomian Indonesia.

Survei CSIS dari GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan GrabKios. 12 pejabat kota mengklaim bahwa Grab tidak hanya menyediakan kepala Kementerian Ekonomi CSIS, Yose Rizal Damuri mengatakan dalam webinar: “Saat ini, peluang kerja untuk pekerja informal akan mencapai 56,5.” “Ekonomi terkoordinasi yang dicapai melalui platform digital seperti Grab memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi negara secara lebih luas.” Kamis (25 Juni 2020). Joseph mengatakan penelitiannya juga menunjukkan bahwa selain memberikan peluang pendapatan yang lebih baik bagi pekerja informal, pertumbuhan pada platform Grab juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar.

Baca: Grab memberikan dukungan finansial kepada 360 karyawan yang terkena dampak-Selain itu, GrabFood dapat menciptakan lebih banyak pekerjaan di luar ekosistem, misalnya, menemukan bahwa GrabFood telah membantu pedagang menciptakan bisnis baru dan mengikuti bisnis. Pertumbuhan telah mempekerjakan lebih banyak karyawan. Dia mengatakan: “Kerjasama melalui platform Grab juga telah meningkatkan kualitas hidup pekerja sektor informal dan meningkatkan inklusi keuangan mereka. Ini adalah faktor penting yang akan mempromosikan pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.”

Baca: Meskipun Ada aturan larangan IMEI, dan smartphone pasar gelap masih dapat digunakan, itulah sebabnya – ia menambahkan bahwa ia bekerja dengan empat departemen GrabBike, GrabCar, GrabFood dan GrabKios, dan ekonomi Indonesia akan menjadi Rs 77,4 triliun pada 2019. “Jumlah ini telah meningkat sebesar 58,3% dibandingkan dengan 48,9 triliun rupee pada 2018. Mitra Grab yang diwawancarai juga melaporkan bahwa kualitas hidup mereka telah meningkat secara signifikan setelah bergabung dengan Grab,” katanya.