Laporan wartawan Tribunnews.com Jakarta Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memperkuat kerja sama agar bisa bertahan dari pandemi Covid-19.

Hal ini dikarenakan, dari permodalan hingga pemasaran, tantangannya tidak mudah.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, memperkirakan sekitar 47% UKM terancam bangkrut. Memperkuat kerjasama sangat penting.

Baca juga: Semua digitalisasi, UMKM bisa terkoneksi melalui Indonesia Digital Expo

“Mendorong kemitraan dengan perusahaan besar (UMKM), role model industri Jepang dan UMKM sangat penting di Indonesia, dan Banyak (bentuk kerjasama), misalnya banyak UMKM di daerah yang menjadi pemasok Astra, “Teten menerbitkan webinar bertajuk” Membangun UMKM dalam Keberagaman “dalam webinar online bersama Prasetya Mulya. Di sisi lain, kata Teten, ketika diperlukan transformasi ke digital sesegera mungkin untuk mengoptimalkan bisnis,

ini tidak hanya meningkatkan pemasaran, tetapi juga mengurangi biaya produksi.

“Industri biaya tinggi kita tidak hanya terkait dengan manufaktur, tetapi juga usaha kecil dan menengah,” ujarnya. Dia menyatakan. Baca juga: Menperin: UU Kreasi Ketenagakerjaan Membantu Memberi Manfaat Bagi Peserta UMKM-William Tanuwidjaya, Co-Founder dan CEO Tokopedia, menjelaskan pihaknya saat ini terus mendorong UMKM untuk menyediakan di pasarnya. Lebih banyak akomodasi.